Proyek Drainase Rp 2,8 M di Labuhanbatu Diduga Bermasalah, Ketua FBRI Minta APH Bertindak Tegas

Selasa, 7 Januari 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan – Ketua FBRI Labuhanbatu Raya, Fahruddin Hasibuan, menyoroti proyek pembangunan saluran drainase di ruas Jalan Provinsi Sumut, Sigambal-BT Paluta KM 327+000, yang bersumber dari dana APBD Sumatera Utara tahun 2024 sebesar Rp 2,876,906,888,19. Hingga 7 Januari 2025, proyek tersebut belum selesai dikerjakan meskipun anggaran disebut telah dibayarkan 100% pada Desember 2024.

Dari hasil pantauan di lapangan, proyek yang dikerjakan oleh CV Delima ini baru mencapai sekitar 70% dari total pekerjaan. Hal ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan media mengenai transparansi pelaksanaan proyek tersebut.

Fahruddin Hasibuan menyampaikan kepada wartawan bahwa pihaknya sangat kecewa dengan pengerjaan proyek ini yang dianggap tidak sesuai aturan. “Kami meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera memeriksa Kepala Dinas PUPR Sumut, PPK, serta pihak rekanan terkait proyek ini. Proyek ini bukanlah proyek multiyears, sehingga tidak ada alasan bagi pengerjaannya yang molor hingga tahun 2025,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fahruddin mendesak agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengingat proyek ini sudah dinyatakan selesai dan pembayaran telah dilakukan secara penuh.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Izuddin Samosir, yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, tidak memberikan tanggapan. Hal serupa juga terjadi saat rekanan CV Delima, Adil, dihubungi melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban yang memuaskan dari pihak terkait.

Fahruddin menduga adanya pelanggaran aturan dalam pelaksanaan proyek ini dan mendesak agar pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan mendalam. “Proyek ini jelas-jelas menabrak aturan pekerjaan umum yang berlaku di negeri ini,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Mirwan Hasibuan

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Proyek Drainase Rp 2,8 M di Labuhanbatu Diduga Bermasalah, Ketua FBRI Minta APH Bertindak Tegas

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
HUT Polantas ke-71, Satlantas Polres Labusel Hadirkan Semangat Kepedulian Lewat Donor Darah
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

HUT Polantas ke-71, Satlantas Polres Labusel Hadirkan Semangat Kepedulian Lewat Donor Darah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Berita Terbaru