GLOBAL EXPOSE TV – KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Cikiruh, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan nilai anggaran sebesar Rp419 juta, dikabarkan terancam mangkrak. Proyek yang diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih tersebut hingga kini belum menunjukkan progres yang optimal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan proyek diduga mengalami sejumlah kendala, di antaranya kurangnya koordinasi antara pihak pelaksana dengan Pemerintah Desa Cikiruh. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang menghambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Selain persoalan koordinasi, proyek juga menghadapi kendala teknis berupa sulitnya mendapatkan sumber air yang memadai. Beberapa titik pengeboran telah dilakukan, namun debit air yang dihasilkan dinilai belum mencukupi untuk mendukung operasional program Pamsimas sesuai perencanaan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK). Ismail, selaku perwakilan LP-KPK, berharap seluruh pihak terkait segera mencari solusi agar proyek tidak berhenti di tengah jalan dan anggaran yang telah dialokasikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
”Kami berharap proyek ini bisa segera diselesaikan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dengan anggaran sebesar Rp419 juta, tentu kami berharap kendala yang ada dapat segera diatasi melalui koordinasi yang baik antara seluruh pihak,” ujar Ismail.
Masyarakat juga berharap kontraktor pelaksana bersama pemerintah desa dan instansi terkait dapat memperkuat koordinasi guna menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi, sehingga program penyediaan air bersih tersebut dapat direalisasikan sesuai target.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan proyek maupun langkah yang akan ditempuh untuk mengatasi kendala tersebut. Global Expose TV masih berupaya melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi sesuai kaidah jurnalistik.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












