Proyek TPT Jalan Saketi-Picung Retak Diduga Paktor Alam

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV kabupaten Lebak –Pembangunan jalan Dan (TPT ) Ruas Jalan Saketi – Picung – Simpang, yang berlokasi di Kampung Gintung Desa Cipendeuy Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Provinsi Banten, sudah mengalami retak di sejumlah titik. Baru beberapa bulan dikerjakan, keretakan itu karena faktor alam.

Ketua Ormas BPPKB DPAC Banjarsari Alex Garung bersama humas Age dan jajaran masyarakat laennya mengatakan“Pembangunan Ruas Jalan Saketi – Picung – Simpang, yang berlokasi di Kampung Gintung Desa Cipendeuy memastikan keretakan pada pembangunan Ruas jalan dipicu karena faktor alam. Cuaca panas menjadi penyebab utama jalan tersebut mudah retak-retak. Dia membenarkan adanya keretakan pada badan jalan cor beton yang baru dibangun Beberapa hari yang lalu

Lebih Lanjut “,Ketua Ormas BPPKB DPAC Banjarsari mengatakan“Disaat pengerjaan proyek itu cuaca panas menjadi penyebab utama Jadi mudah retak-retak,Tahanya Paktor Alam , Permukaan Jalan tersebut retak, karena dilewati truk muatan Sampah Cor beton belum kering.dan pas dikerjakan Waktu lalu dari rekan media juga tau dan Sering Berkunjung Ke lokasi proyek,

Menurutnya, pekerjaan tersebut selama ikut pengawasan bersama masyarakat lainnya sesuai dan menunjukan kwalitas yang baik sesuai prosedur.Terangnya

Bahwa, retak itu karena faktor alam saking panasnya hingga mengalami keretakan di badan jalan tersebut, kegiatan ini yang bersumber dananya dari DAU, DBH dan PAD APBD Provinsi Banten, yang dikerjakan oleh CV Langgeng Cipta Mandiri, dengan Konsultan Pengawas PT. Multi Guna Karya.Nilai paket pekerjaan Rp. 5.819.767.000,- (Lima Milyar delapan ratus sembilan belas juta tujuh ratus enam puluh tujuh ribu rupiah)

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Kajes

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Proyek TPT Jalan Saketi-Picung Retak Diduga Paktor Alam

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
King Naga Angkat Bicara soal Status Sekjen KNPI Banjarsari: Jika Ada Pelanggaran, Laporkan, Bukan Menuding
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 16:37 WIB

King Naga Angkat Bicara soal Status Sekjen KNPI Banjarsari: Jika Ada Pelanggaran, Laporkan, Bukan Menuding

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru