SDN Perdana 2 Sukaresmi Jadi Sorotan, Kondisi Sarana Prasarana Dipertanyakan, Realisasi Dana BOS Dinilai Perlu Transparansi

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV  Kabupaten Pandeglang Banten. Kondisi sarana dan prasarana di SDN Perdana 2, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan publik setelah ditemukan sejumlah fasilitas sekolah yang dinilai memerlukan perhatian serius. Beberapa bagian bangunan terlihat mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti pintu berbahan triplek yang jebol, cat dinding yang kusam, serta pagar sekolah yang tampak lapuk akibat usia dan kurangnya perawatan.

‎

Temuan tersebut menjadi perhatian awak media saat melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, media menilai kondisi fisik sekolah perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, terutama dalam kaitannya dengan pemanfaatan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Reguler yang salah satu komponennya dapat digunakan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP Reguler, sekolah diperbolehkan mengalokasikan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana hingga maksimal 20 persen dari total pagu dana yang diterima dalam satu tahun anggaran. Alokasi tersebut diperuntukkan bagi pemeliharaan bangunan sekolah, rehabilitasi ringan, pengecatan, perbaikan fasilitas belajar, hingga perawatan lingkungan sekolah.

‎

Namun demikian, kondisi yang terlihat di SDN Perdana 2 memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait sejauh mana realisasi program pemeliharaan tersebut telah dilaksanakan. Pasalnya, sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan dan cat yang memudar dinilai menunjukkan perlunya perawatan berkala agar lingkungan sekolah tetap nyaman dan layak digunakan oleh peserta didik.

Kami melihat langsung kondisi sekolah. Beberapa pintu terlihat rusak, cat bangunan kusam, dan pagar sekolah juga tampak lapuk. Hal ini tentu menjadi perhatian karena pemeliharaan sarana sekolah merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar,” ujar salah seorang awak media yang melakukan pemantauan.

‎Masyarakat berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait program pemeliharaan yang telah dilakukan selama tahun anggaran 2025 hingga 2026. Transparansi penggunaan anggaran dinilai penting untuk menghindari berbagai asumsi dan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain itu, kondisi sarana pendidikan yang baik merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin terhadap fasilitas sekolah menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak SDN Perdana 2 belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi sarana prasarana yang menjadi sorotan tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah dan pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk pengawas pendidikan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, dapat melakukan monitoring serta evaluasi terhadap kondisi sarana prasarana sekolah agar proses pendidikan dapat berjalan dengan optimal dan sesuai harapan bersama.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes/Red

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru