Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – kamis 12/02/2026 Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Al-Jabbar di SMP Negeri 2 Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuai keluhan dari sejumlah siswa. Menu yang disajikan setiap hari dinilai kurang bervariasi karena didominasi telur dan tempe.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan,Berdasarkan dokumen resmi, dapur MBG tercatat beralamat di Kampung Perdana RT/RW 001/003, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi,
menu yang dibagikan kepada siswa berupa nasi dengan lauk telur dan tempe. Namun, terlihat sebagian siswa tidak menghabiskan makanan tersebut. Bahkan, ada yang tidak menyentuhnya sama sekali dengan alasan merasa bosan terhadap menu yang dianggap itu-itu saja.
Di beberapa rantang nasi, terlihat tulisan pesan dari siswa yang mengungkapkan keluhan mereka. Di antaranya tertulis, “Ganti dong daging sapi/kerbau” serta “Endog maning, endog maning” yang dalam bahasa daerah berarti “telur lagi, telur lagi”.
Salah seorang guru di SMPN 2 Sukaresmi membenarkan bahwa ada sebagian siswa yang kurang antusias terhadap menu MBG tersebut.
Memang ada siswa yang makan, ada juga yang tidak makan. Mungkin karena bosan dengan menu yang sama,” ujarnya.
Program MBG yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi siswa ini sejatinya mendapat sambutan positif. Namun demikian, variasi menu dinilai penting agar siswa tidak merasa jenuh dan tetap bersemangat mengonsumsi makanan yang disediakan.
Sejumlah pihak berharap pengelola Dapur MBG dapat melakukan evaluasi dan mempertimbangkan variasi menu yang lebih beragam, seperti penambahan lauk daging sapi, ayam, atau ikan secara berkala, sehingga kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi dan makanan tidak terbuang percuma.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Dapur MBG belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Sukaresmi Pandeglang Banten












