GLOBAL EXPOSE TV KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN – Sejumlah warga di Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan terjadinya pemadaman listrik yang disebut berlangsung secara mendadak pada Rabu (17/6/2026). Keluhan tersebut muncul karena informasi atau pemberitahuan terkait pemadaman dinilai diterima masyarakat hampir bersamaan dengan terjadinya padam listrik, sehingga banyak warga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan.
Menurut keterangan beberapa warga, pemadaman listrik terjadi saat berbagai aktivitas masyarakat sedang berlangsung, mulai dari kegiatan usaha, pelayanan, pekerjaan rumah tangga, hingga aktivitas pendidikan yang membutuhkan pasokan listrik yang stabil.
Warga menilai informasi mengenai pemadaman seharusnya dapat disampaikan lebih awal agar masyarakat memiliki kesempatan untuk melakukan antisipasi, termasuk menyiapkan sumber listrik cadangan seperti genset maupun perangkat pendukung lainnya.
Saat listrik padam, banyak aktivitas kami terganggu. Kalau pemberitahuannya diberikan jauh-jauh hari, tentu kami bisa melakukan persiapan terlebih dahulu. Namun yang kami rasakan, informasi dan pemadaman terjadi hampir bersamaan,” ungkap salah seorang warga Kecamatan Sindangresmi.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah pelaku usaha yang mengaku mengalami kendala operasional akibat terhentinya pasokan listrik secara tiba-tiba. Mereka berharap adanya peningkatan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi kepada pelanggan apabila terdapat pekerjaan pemeliharaan jaringan maupun gangguan teknis yang berpotensi menyebabkan pemadaman.
Masyarakat memahami bahwa pemadaman listrik terkadang diperlukan untuk kepentingan pemeliharaan jaringan, peningkatan kualitas pelayanan, maupun penanganan gangguan. Namun demikian, mereka berharap setiap rencana penghentian sementara pasokan listrik dapat diinformasikan secara lebih efektif melalui berbagai saluran komunikasi yang mudah diakses masyarakat.
Yang kami harapkan bukan semata-mata tidak ada pemadaman, tetapi adanya pemberitahuan yang cukup agar masyarakat bisa menyesuaikan aktivitasnya dan tidak mengalami kerugian akibat padam listrik mendadak,” ujar warga lainnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat mengingat listrik saat ini merupakan kebutuhan vital yang menunjang hampir seluruh aktivitas kehidupan, baik sektor rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, maupun kegiatan ekonomi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PT PLN (Persero) UP3 Banten Selatan maupun ULP Malingping terkait penyebab pemadaman yang dikeluhkan warga serta mekanisme penyampaian informasi kepada pelanggan di wilayah Kecamatan Sindangresmi.
Masyarakat berharap PT PLN dapat memberikan penjelasan resmi terkait kejadian tersebut sekaligus meningkatkan sistem penyebaran informasi kepada pelanggan agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan keluhan di tengah masyarakat.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak PT PLN (Persero) UP3 Banten Selatan maupun ULP Malingping sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan, akurasi, dan profesionalisme jurnalistik sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












