Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim-Dengan lulusnya Siswa Kelas VI pada sebuah Sekolah Dasar merupakan tangga awal dari kesuksesan anak, hal ini diucapkan Jumio sebagai Pengawas Sekolah SD pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di acara pelepasan siswa Kelas VI SDN 028 Penajam, Senin 10 Juni 2024, berlangsung di lingkungan SDN 028, Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, PPU.
“Dengan demikian tentunya tangga tangga yanga akan dijangkau masih banyak, oleh karena itu berikanlah kepada mereka dorongan dan motifasi dimana kita masih ingat pada zaman Covid 19, seorang tua yang diberi mandat untuk ngajari anaknya sendiri, bagaimana sulitnya memberikan pembelajaran yang kadang hal itu hanya sepele, begitu anaknya mendapatkan nilai kurang baik yang menjadi cemoohan dan menjadi sasaran adalah gurunya,” ujar Jumio.
Tapi ketik diberi tanggungjawab kurang lebih 2 tahun menjadi hal yang luar biasa, ini merupakan upaya bahwa kolaborasi kerjasama antara orangtua dan pihak sekolah itu sangat diperlukan, begitu pula menurut Jomio sampai dengan harai ini acara bisa terlaksna dan terselenggara seperti ini atas komunikasi dan kerjasama yang abaik
“Hari ini anak bapak dan ibu dinyatakan lulus, dan peluklah anak bapak dan ibu kedalam pelukan yang erat, jangan memberikan pilihan sekolah selanjutnya kepada mereka dengan paksaan, berikan keleluasaan walaupun keleluasaan saat ini terbatasi denagn zonasi, silahkan bapak dan ibu masukkan anaknya kemana yang bisa menampung mereka untuk melanjutkan,” pesan Jumio.
Dikesempatan yang sama Kepala Sekolah SDN Nomor 028 Penajam Frantina Hendwi Sulistyani S.Pd menambahkan, ketika peserta didik sudah dilepaskan maka pihak sekolah secara ikhlas melepasakan anak anak, itulah yang harus terjadi karena sekolah dalam mendampingi siswanya sesuai versinya, meski demikian samasekali pihak sekolah tak ada unsur untuk menyakiti.
“ Kami mendampingi anak anak itu sebetulnya menyesuaikan karakter dari anak anak yang bersangkutan, kita bisa lihat ketika gladi pada sebelum acara ini, nah begitulah model dan cara yang diberikan oleh guru guru kami di sekolah ini, bukan berarti marah atau benci akan tetapi itulah bentuk rasa sayang kita, untuk itu saya menyampakan terimaksih kepada semua guru SDN Nomor 028 Penajam beserta staf yang sudah bertahun tahun mendampingi anak anak dalam bakat dan minatnya, dalam pembentukan karakternya sehingga sampai ditahap ini,” terangnya.
Mungkin sampai ditahap ini ungkap Frantina Hendwi, dirinya bertugas sudah jalan 5 tahun, banyak suka duka yang dilalui bersama, dirasakan sekali keharmonisannya seperti disampaikan oleh yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan bahwa komunikasi itu sangat penting, demikian pula kerjasama dengan Komite sekolah,” Alhamdulillah Komite telah mendampingi kami semua walaupun kegiatan beliau banyak tapi masih bisa menyempatkan untuk bagaimana kita bawa sekolah ini dan mau kita apakan sekolah ini, alahmdulillah bapak bisa rasakan efeknya di lingkungan sekolah ini, tanpa kerjasama semua stake holder tak mungkin bisa terwujud suasana lingkungan sebagus dan seindah ini,” tambahnya.
Kebersihanya bisa dinikmati walaupun guru guru sering teriak terian setiap pagi mengarah kan murid murid, memang diperintahkan kepada mereka datang harus pagi pagi sekali supaya mereka tahu bagaimana mencintai lingkungannya, kemudian akan ber efek di rumah mereka masing masing, setidaknya ketika mereka di rumah, ketika ruangan kotor dia bisa mengambil sapu dan membersihkannya, walupun dia anak lelaki ketika piringnya kotor dia bisa membntu ibunya mencuci piring, itu bagian dari pembentukan karakter anak anak kita walaupun dalam bentuk yang sederhana.
“Kepada anak anaku, kalian telah belajar di sekolah ini selama 6 tahun, prestasi kalilan sangat luar biasa dari 2021 hingga 2024 pialanya banyak sekali, diantaranya juga merekalah yang membawa dan menyumbangkan piala piala itu artinya apa?, bahwa sekolah kita juga mampu bersaing dengan sekolah lainnya, baik dibidang akademik maupun non akademik, berarti kita disini bekerja tidak sekedar turun, mengajar, selesai dan pulang,” lanjutnya.
Tapi ada hal hal bagaimana pihak sekolah menyaring bakat dan minat anak anaka sesuai dengan apa yang mereka miliki, lalu sekolah mengolah itu, dengan berbagai macam Exschool atau bimbel sehingga bisa sampai ditahap ini,” yang paling mengesankan kita dua atu tiga tahun berturut turut bisa sekolah sehat bisa adiwiata kabupaten bisa adiwiarta provinsi dan sekarang akan menuju ke adiwiata nasaional yang saat ini sedang berporoses, mereka orang tualah yang bekerjasama dengan guru guru jadi buka hanya guru atau kepala sekolahnya saja yang bekerja tetapi semua.
“Itulah yang kami dokumenkan sehingga kami dapat memenuhi target dokumen ini dan harus di upload, terima kasih kerjasama para orangtua murid, inilah sebuah keluarga besar sekolah sehingga tercipta keharmonisan, jadi kuncinya adalah komunikasi maka jika ada sesuatu hal yang mengenai anak murid, mari kita selesaikan secara baik baik dan harus konfirmasi antara anak dan guru di sekolah supaya tidak terjadi miss komunikasi, kepada anak anak terima kasih prestasi yang telah kalian ukir sehingga membawa sekolah ini muncul, bisa bersaing dengan sekolah lainnya,” ujar Hendwi
Ketua panitia dalam laporannya menyebut pelepasa peserta didik SDN Nomor 028 Penajam, Tahun pelajaran 2023-2024 angkatan ke 32, dengan jumlah siswa 45 siswa lulus seratus persen, acara pada hari ini merupakan pelepasan siswa yang telah disepakati antara pihak sekolah, orangtua peserta didik dan Komite sekolah.
Penulis : Iskandar/Edison Jalal
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Iskandar & Edison Jalal, sumber berita SDN 028 Penajam, PPU.












