Ket. Foto: Plang SD Negeri 11 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, tampak dari depan sekolah.
Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu – Ketidakhadiran Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatra Utara, saat jam kerja memicu sorotan publik. Oknum kepala sekolah berinisial DLS, S.Pd., SD, diduga kerap meninggalkan sekolah pada jam dinas.
Ket. Foto: Ruangan Kepala Sekolah SD Negeri 11 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, tampak kosong melompong.
Dugaan tersebut mencuat setelah Reporter Global Expose TV Labuhanbatu melakukan kunjungan kerja ke SDN 11 Rantau Selatan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 10.15 WIB. Namun, saat itu kepala sekolah tidak berada di tempat.
Untuk memastikan keberadaan yang bersangkutan, reporter mencoba melakukan konfirmasi dengan beberapa guru di ruang guru. Para guru yang ditemui—dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan—menyampaikan bahwa kepala sekolah sebelumnya berada di sekolah.
“Tadi ada, Pak. Ibu kepsek sempat di sini, tapi sekarang kami tidak tahu ke mana beliau pergi,” ujar salah seorang guru.
Reporter kemudian meminta bantuan kepada para guru untuk menghubungi kepala sekolah. Namun, permintaan tersebut tidak membuahkan hasil.
“Kami tidak punya nomor telepon beliau, Pak,” kata salah satu guru lainnya.
Upaya konfirmasi yang tidak mendapatkan kejelasan tersebut membuat reporter meninggalkan lokasi dengan rasa kecewa. Kunjungan awal yang dimaksudkan sebagai silaturahmi dan klarifikasi akhirnya tidak terlaksana.
Di tempat terpisah, Reporter Global Expose TV Labuhanbatu mewawancarai Sekretaris Jenderal LSM Kiamat terkait dugaan kepala sekolah yang sering meninggalkan kantor pada jam kerja. Ia menilai persoalan ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Kami meminta kepada Ibu Bupati Labuhanbatu, Dr. Hj. Maya Hasmita, SpOG, MKM, agar mengevaluasi oknum kepala sekolah SDN 11 Rantau Selatan yang diduga melanggar disiplin jam kerja,” ujarnya.
Menurutnya, keteladanan pimpinan sekolah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
“Bagaimana mau mencerdaskan anak bangsa kalau pemimpinnya tidak menjalankan aturan kerja? Ini bukan soal pribadi, tapi soal tanggung jawab,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers.
Penulis : Daud Rinaldy Rangkuty
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Diduga Bolos Jam Kerja, Kepsek SDN 11 Rantau Selatan Disorot












