Warga Tanam Pisang dan Bangun “Makam” di Jalan Rusak, DPRD Cirebon Berjanji Tindak Lanjut

Jumat, 3 Januari 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Virebon – Kekesalan warga di perbatasan Desa Ujung Gebang dan Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, memuncak akibat jalan penghubung yang rusak parah. Sebagai bentuk protes, mereka menanam pohon pisang dan membuat simbol kuburan di sepanjang jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak berat dan licin saat hujan seringkali menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Seorang warga, Nana, mengungkapkan bahwa jalan tersebut sudah tidak layak digunakan. “Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki agar tidak ada lagi korban kecelakaan. Ini sangat penting bagi kami,” ujarnya, Kamis 02/01/2025.

Aksi unik ini menarik perhatian Abdul Kodir, anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia langsung meninjau lokasi dan mendengarkan keluhan warga. Menurutnya, kondisi jalan tersebut sangat membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.

“Kondisi jalan di sini sudah sangat memprihatinkan. Jalan yang licin menjadi ancaman serius bagi pengendara. Saya mendapat informasi bahwa jalan ini terakhir kali dibangun pada 2010 dan sejak itu tidak pernah diperbaiki,” jelasnya.

Abdul Kodir memahami aksi simbolis warga sebagai bentuk protes agar pemerintah segera turun tangan. “Penanaman pohon pisang dan pembuatan simbol kuburan ini menjadi cara warga menarik perhatian. Sebagai wakil rakyat, saya akan memperjuangkan perbaikan jalan ini agar segera terealisasi,” tegasnya.

Warga berharap aksi ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas mereka. Jika terus dibiarkan, jalan rusak ini dikhawatirkan akan memakan lebih banyak korban kecelakaan.

Facebook Comments Box

Penulis : Sukadi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Warga Tanam Pisang dan Bangun "Makam" di Jalan Rusak, DPRD Cirebon Berjanji Tindak Lanjut

Berita Terkait

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Cirebon Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Slangit
Dugaan Setoran Demi Pertahankan Jabatan Kepsek Kembali Mencuat, Dana BOS Disebut Tergerus hingga Rp150 Ribu–Rp200 Ribu per Siswa
Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Imron Apresiasi Lomba Hadroh dan Khitanan Massal
Kapolri Paparkan Upaya Presiden Prabowo Selesaikan Konflik Global
Rekaman Neraka 23 MENIT! Oknum Kades Air Nau Diduga Sekap Wartawan, ‘Damai Settingan’ Digugat Nasional!
Sidang Kedua Gugatan Warga, Kepastian Hukum Eks HGU PT BSP Jadi Sorotan 
Datang, Periksa, Pulang Tanpa Sita  Ketegasan Tipidter Polres Bogor dalam Kasus Solar Diduga Ilegal Dipertanyakan 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:12 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Cirebon Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Slangit

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

Dugaan Setoran Demi Pertahankan Jabatan Kepsek Kembali Mencuat, Dana BOS Disebut Tergerus hingga Rp150 Ribu–Rp200 Ribu per Siswa

Rabu, 15 April 2026 - 08:10 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Imron Apresiasi Lomba Hadroh dan Khitanan Massal

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:06 WIB

Kapolri Paparkan Upaya Presiden Prabowo Selesaikan Konflik Global

Berita Terbaru