Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – RK mengatakan pihaknya telah menyelusuri sumber bau yang dirasakan oleh warga dan pengendara yang melintasi tambak udang Legon Balang yang berada di Kampung Ciburuluk, Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, yang menyebabkan bau busuk menyengat. (Jumat, 04/04/2025).
RK menyebut pihaknya telah turun langsung ke lokasi tambak udang milik PT PMA Aquakultur yang berada di Kampung Ciburuluk, Desa Cigorondong. Dari pantauan di lapangan, ditemukan kejanggalan terkait limbah tambak yang sangat menyengat baunya. Setelah ditelusuri, bau tersebut berasal dari limbah tambak yang dibuang langsung ke laut tanpa filter dan tanpa adanya resapan, sehingga menimbulkan bau menyengat.
Namun yang lebih janggal lagi, saat tim Porkom Aktivis Desa Taman Jaya menyusuri hingga ke jembatan, ditemukan bahwa jembatan tersebut tidak lagi memiliki aliran sungai. Padahal, dulunya di bawah jembatan tersebut terdapat muara. Kini muara tersebut sudah tidak ada karena ditimbun dan ditutup, lantaran dijadikan bagian dari area tambak. Jembatan tersebut diduga telah dialihfungsikan menjadi saluran pembuangan limbah tambak udang.
Ketika tim Porkom menanyakan hal tersebut, pihak perusahaan, dalam hal ini manajer tambak (Sdr. Buhori), mengatakan bahwa seluruh perizinan sudah lengkap. Namun saat ditanya mengenai penggunaan tanah milik Pemda (muara kali), ia menjawab agar hal itu ditanyakan langsung ke dinas terkait, karena menurutnya seluruh perizinan sudah lengkap dan menjadi ranah dinas untuk menjelaskan.
Ketua BPD Desa Cigorondong, Arnan, menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala Desa Cigorondong serta pihak Muspika terkait keberadaan tambak tersebut. Pihaknya juga akan mengawal persoalan limbah ini, termasuk dugaan hilangnya aset negara, sampai ke dinas maupun lembaga terkait.
Penulis : Edi Junaedi/Komeng
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Tambak Udang di Legon Balang Selain Timbulkan Bau, Juga Diduga Hilangkan Aset Pemda












