Pemkab Cirebon Hentikan Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Demi Keselamatan

Senin, 9 Juni 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi menghentikan pencarian korban longsor di tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Cirebon.

Keputusan ini diambil setelah memperhitungkan kondisi dan situasi di lokasi longsor yang dapat menimbulkan risiko keselamatan yang semakin tinggi bagi para tim evakuasi gabungan.

Penghentian pencarian disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, selepas menghadiri rapat tindak lanjut bencana longsor Gunung Kuda di ruang rapat Paseban, Sekretariat Kabupaten Cirebon, Kamis (5/6/2025).

“Setelah rapat dengan seluruh pihak TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta perwakilan tambang, kami putuskan pencarian korban dihentikan mulai sore ini, demi keselamatan semua pihak,” ujar Imron.

Meski pencarian dihentikan, masih terdapat empat orang korban masih belum ditemukan. Pemerintah pun meminta keluarga korban untuk tidak memaksakan diri masuk ke lokasi yang saat ini ditutup total dan dijaga ketat oleh aparat.

“Kita jaga akses lokasi, tidak boleh ada yang masuk. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.

Dengan keputusan penghentian ini, status tanggap darurat bencana longsor juga resmi dicabut. Pemerintah daerah akan mulai mengevaluasi dampak dan mencari solusi jangka panjang bagi warga terdampak, terutama para penambang yang kehilangan mata pencaharian.

Tercatat, ada lebih dari 200 warga lebih menggantungkan hidupnya dari tambang ini. Fokus pemerintah saat ini, memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan jaminan, khususnya terkait pendidikan anak-anak mereka.

“Kami akan cari solusi terbaik, termasuk alternatif pekerjaan yang layak dan jaminan pendidikan bagi anak-anak korban,” ungkap Imron.

Di tempat yang sama, Komando Resor Militer (Korem) 063/Sunan Gunung Jati menyatakan siap mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menghentikan proses pencarian terhadap empat korban yang masih tertimbun material longsor.

Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan bersama dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menyampaikan bahwa penghentian pencarian dilakukan setelah berbagai pertimbangan, termasuk keselamatan tim evakuasi serta hasil kesepakatan Forkopimda dan keluarga korban.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Cirebon terkait penghentian proses pencarian, kami mendukung langkah tersebut,” ujarnya.

“Tim pencarian gabungan akan segera dikonsolidasikan untuk melakukan apel terakhir dan pengecekan personel serta perlengkapan,” ucapnya menambahkan.

Sebagai langkah lanjutan, kata Hista Soleh, akan dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna menutup area lokasi longsor menggunakan portal atau garis polisi (police line) untuk mencegah akses masuk warga ke zona berbahaya.

“Jika diperlukan, kami siap membantu pihak kepolisian dalam pengamanan lokasi setelah penutupan dilakukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, bahwa pihak keluarga dari empat korban yang belum ditemukan telah menyatakan keikhlasannya atas keputusan penghentian pencarian.

Pemkab Cirebon juga disebut akan segera membahas langkah lanjutan terkait penanganan warga terdampak bencana.

“Proses pencarian resmi dihentikan hari ini. Kami turut berduka dan berharap pemerintah daerah dapat segera fokus pada langkah pemulihan serta pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak,” tutupnya.

Sementara itu, Sarwo selaku operator ekskavator sekaligus relawan pencarian, mengungkapkan bahwa kondisi geografis tambang sangat tidak aman untuk dilanjutkan.

“Dari awal kami lihat kondisi sangat rawan. Bongkahan tanah terus bergerak dan berpotensi longsor susulan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Sutari

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Pemkab Cirebon Hentikan Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Demi Keselamatan

Berita Terkait

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian
Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat
LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan
LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 
Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman
Polemik Siswa SMKN 1 Susukan Disoro. “DPD Cirebon Raya Garda Patriot Bersat, Kusmin SCm Pertanyajan Nasib Hak Pendidikan
Tim U-12 Desa Serang Sabet Juara Turnamen Mini Soccer Se-Kecamatan Klangenan
Tekab 852 Polresta Cirebon Bekuk Tiga Pelaku Pengeroyokan Korban Dibacok dengan Celurit
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:58 WIB

LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:47 WIB

LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman

Berita Terbaru