Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Angsana menggelar penutupan sementara pengajian rutin bulanan pada Rabu (11/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Angsana dan menjadi momentum silaturahmi serta saling memaafkan menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua MUI Kecamatan Angsana K.Yusup Supriadi, Camat Angsana Acep Jumhani, S.Pd., M.M., Kapolsek Angsana IPTU Akbar, S.H., perwakilan Koramil Munjul–Angsana Kapten Inf Juanda, Ketua PGRI Rosad, S.Pd., Korluh KB, Korluh Pertanian, Kepala KUA, Ketua MUI Desa Se kecamatan Angsana,para tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa se-Kecamatan Angsana, kepala Sekolah Se kecamatan Angsana, PD PLD,Pendamping PKH,BPNT,Perwakilan organisasi kemasyarakatan, Kepala Puskesmas, Ketua KSB, serta Koordinator Wilayah Pendidikan.

Penutupan sementara pengajian bulanan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan spiritual umat Islam dalam menyambut Ramadan, sekaligus menjadi ajang mempererat ukhuwah islamiyah dan memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Angsana Acep Jumhani, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas konsistensi MUI Kecamatan Angsana dalam membina umat melalui kegiatan pengajian rutin bulanan. Menurutnya, penutupan sementara ini bukanlah akhir dari kegiatan pengajian, melainkan jeda untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin menyambut bulan suci Ramadan.
Alhamdulillah, kegiatan pengajian rutin bulanan ini berjalan dengan baik. Penutupan sementara ini kita jadikan momentum untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan menata niat agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan lebih khusyuk, ikhlas, dan penuh semangat,” ujar Acep Jumhani.

Ia juga mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah pengajian untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Angsana K. Yusup Supriadi menegaskan bahwa pengajian rutin bulanan akan kembali dilaksanakan setelah bulan Ramadan. Ia berharap, momentum Ramadan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat serta memperkuat peran MUI dalam pembinaan umat.
Di tempat yang sama, Kapolsek Angsana IPTU Akbar, S.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara ulama dan pemerintah di Kecamatan Angsana telah terjalin dengan sangat baik.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sinergi antara ulama dan pemerintah di Kecamatan Angsana sangat luar biasa dan perlu terus dijaga demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan religius,” ujar IPTU Akbar.
Penutupan sementara pengajian bulanan MUI Kecamatan Angsana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan umat selama Ramadan, sehingga suasana religius di Kecamatan Angsana semakin terasa dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Angsana Pandeglang Banten












