Diduga akibat Kelangkaan Obat Di RSUD Berkah Cikoneng Pandeglang Jadi Sorotan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten ‎Pandeglang-Banten / Koordinator Gabunga Organisasi Wartawan Banten (GOW-B) gelar Konferensi Pers dan Audiensi di Ruang Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang pada Selasa 10-03-2026
Acara tersebut di terima Langsung oleh Kabid Yanmed, dr Sulaiman didampingi Usri Kasi Program dan Humas Ipan.

‎

Begini kata Koordinator GOW-B yang juga Ketua DPC GWI Pandeglang , Raeynol Kurniawan:

Kabid Yanmed (Kepala Bidang Pelayanan Medis) adalah pejabat struktural di rumah sakit yang bertanggung jawab merencanakan, mengelola, mengawasi, dan mengevaluasi operasional pelayanan medis, termasuk rawat inap/jalan, penunjang medis, serta mutu pelayanan. Posisi ini memastikan layanan sesuai standar, peraturan, dan membantu direktur dalam perumusan kebijakan medis.

Saat ini RSUD Berkah Pandeglang, menghadapi sorotan serius dari semua Elemen Masyarakat terkait dugaan krisis manajemen, pelayanan yang buruk, dan masalah keuangan. Laporan menunjukkan adanya kelangkaan obat, pasien BPJS yang harus membeli obat luar, serta kita akan desak Lapdu ke KPK terkait dugaan penyalahgunaan anggaran. Rumah sakit ini dinilai berkinerja buruk dan terancam kehilangan kepercayaan masyarakat.

Permasalahan Utama RSUD Berkah Pandeglang, adanya Dugaan Krisis Anggaran & Keuangan: RSUD Berkah yang dilaporkan mengalami defisit anggaran, bahkan ada dugaan penyalahgunaan dana yang membuat pihak tertentu mendesak KPK untuk menyelidiki.

‎Kelangkaan Obat & Fasilitas, terjadi kelangkaan obat generik yang menyebabkan pasien rawat inap BPJS harus membeli obat sendiri dari luar rumah sakit.

Buruknya Pelayanan, adanya keluhan mengenai buruknya pelayanan tenaga medis, administrasi, dan pemberkasan bagi pasien.

‎Pada akhirnya kinerja Kurang Optimal . Pihak RSUD sendiri mengakui bahwa akuntabilitas kinerja belum optimal, sementara masyarakat menganggap RSUD kurang bermanfaat.

Ancaman Kepercayaan: Akibat berbagai masalah tersebut, muncul anggapan masyarakat agar rumah sakit ini dibenahi secara total karena dinilai tidak memberikan pelayanan maksimal.

‎Pelayanan RSUD Berkah dinilai buruk, banyak pasien BPJS kesehatan yang melakukan berobat jalan ke Poli RSUD Berkah, untuk obatnya harus beli dari luar rumah sakit. “Ini jelas menandakan jika RSUD Berkah tidak punya obat yang memadai. Jadi wajar saja jika asumsi atau penilaian masyarakat pandeglang terhadap RSUD Berkah kurang baik. Bahkan kini RSUD Berkah menjadi bahan pergunjingan masyarakat, sebab dianggap tidak bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Raeynol sebut Direktur RSUD Berkah Pandeglang, dr. Firman sulit dihubungi. Terkesan menghindar dari kejaran organisasi wartawan dan sejumlah organisasi lainya.

Kabid yanme, Dr Sulaiman didampingi Kasi Program Usri dan Humas Ipan jelaskan bahwa pihak kami akan segera evaluasi soal obat dan pelayanan. Kami ucapkan terimakasih atas masukanya secara langsung dari Gabungan Organisasi Wartawan Banten. Katanya

‎Soal pembelian Obat yang di beli di luar itu silahkan di klaim, sampaikan kekami dan akan dibayar, jadi insaallah kedepan tidak ada lagi seperti itu.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru