Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten — Sikap salah satu perusahaan Pacing Plant yang berlokasi di wilayah Panimbangjaya, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan sejumlah awak media setelah dinilai kurang kooperatif terkait proposal partisipasi kegiatan sosial yang diajukan oleh insan pers.
Proposal tersebut diketahui berkaitan dengan kegiatan Hari Ulang Tahun media sekaligus santunan bagi anak yatim dan kaum jompo yang rencananya akan dilaksanakan di Kantor Redaksi Global Expose TV lantai dua, Dusun Lamongan RT 01/04, Desa Jatimom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.
Menurut keterangan awak media, proposal kegiatan telah disampaikan secara resmi melalui pihak keamanan atau satpam perusahaan sekitar dua minggu lalu. Namun hingga waktu yang cukup lama, pihak media mengaku belum mendapatkan kepastian maupun tindak lanjut yang jelas dari pihak perusahaan.
Dalam upaya mendapatkan konfirmasi, awak media kemudian mencoba menghubungi salah satu admin perusahaan. Dari hasil komunikasi tersebut, admin menyampaikan bahwa proposal telah diteruskan kepada pihak atasan, namun tidak mendapatkan persetujuan.
“Oh iya pak, sudah saya sampaikan ke atasan, mohon maaf pak tidak di-ACC dikarenakan alamat di Cirebon pak,” ujar admin perusahaan melalui pesan singkat kepada awak media.
Sebelumnya, awak media mengaku sempat beberapa kali mendatangi lokasi perusahaan untuk meminta kepastian terkait proposal tersebut. Akan tetapi, pihak satpam disebut menyampaikan bahwa pimpinan sedang tidak berada di tempat dan akan menyampaikan kembali kepada pihak terkait.
Pada Jumat, 8 Mei 2026, awak media kembali meminta kepastian agar tidak terus bolak-balik tanpa kejelasan. Saat itu disebutkan bahwa keputusan akan disampaikan pada hari Sabtu. Namun ketika awak media kembali mendatangi lokasi pada hari Sabtu, suasana perusahaan tampak sepi karena hari libur, sehingga awak media kembali mencoba menghubungi pihak admin perusahaan.
Dari komunikasi tersebut akhirnya diketahui bahwa proposal dinyatakan tidak disetujui dengan alasan lokasi kegiatan berada di wilayah Cirebon.
Menanggapi alasan tersebut, pihak media menyampaikan bahwa media yang mereka kelola berskala nasional dan kegiatan sosial memang dipusatkan di kantor redaksi utama.
Kondisi itu pun memunculkan penilaian dari sejumlah awak media terkait kurangnya koordinasi internal perusahaan serta dianggap belum menghargai upaya komunikasi yang telah dilakukan insan pers secara baik dan profesional.
Padahal, kegiatan yang diajukan dinilai memiliki nilai sosial dan kemanusiaan karena bertujuan memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum lanjut usia yang membutuhkan perhatian bersama.
Beberapa awak media berharap pihak perusahaan maupun mitra terkait dapat memberikan klarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun insan pers.
Selain itu, mereka juga berharap adanya peningkatan komunikasi dan sikap profesional terhadap media sebagai bagian dari mitra informasi publik dan kontrol sosial di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan terkait belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai kebijakan penolakan proposal kegiatan sosial tersebut.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












