Warga Ciparahu Girang Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TB Kabupaten Pandeglang Banten – Kamis, 28 Mei 2026, semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kampung Ciparahu Girang, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Bersama-sama masyarakat melakukan perehaban jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Ciparahu Girang dengan Kampung Ciparahu Ilir, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur.
Jembatan gantung tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah. Padahal, keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama sebagai akses jalan pintas bagi warga, anak-anak sekolah, hingga jalur pengangkutan hasil ekonomi masyarakat.
Selain digunakan menuju pasar dan puskesmas di Kecamatan Sumur, jembatan itu juga menjadi penghubung utama menuju jalan raya dari wilayah Ciparahu Girang menuju Ciparahu Ilir.
Karena kondisi jembatan semakin memprihatinkan, masyarakat akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin oleh pegawai Desa Tangkil Sari selaku Kesra, AM Sudrajat.
Dalam kegiatan tersebut, AM Sudrajat membantu menyediakan material bangunan berupa 9 sak semen, pasir, serta batu split. Sementara sebagian semen lainnya merupakan hasil swadaya masyarakat. Adapun pengerjaan dilakukan secara sukarela oleh warga setempat.
Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain untuk aktivitas warga, anak sekolah juga setiap hari melintasi jembatan ini,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jembatan gantung tersebut. Warga menginginkan adanya pembangunan jembatan yang lebih kokoh dan permanen demi keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat.
Dengan panjang sekitar 15 hingga 20 meter, jembatan penghubung dua desa itu dinilai sangat vital bagi kehidupan warga di wilayah Ciparahu Girang dan Ciparahu Ilir.
Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru