Geger! Warga Kampung Cisaat Bakar Rumah Sendiri, Diduga Akibat Gangguan Kejiwaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV kabupaten Pandeglang, Banten – Warga Kampung Cisaat, Desa Taman Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, digegerkan oleh peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah milik warga pada Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 16.25 WIB.

Rumah yang terbakar diketahui milik Apid (35). Menurut keterangan warga setempat, Apid diduga mengalami gangguan kejiwaan yang terkadang kambuh. Dalam kondisi normal, Apid dikenal sering bekerja dan berusaha ke daerah Sumatra. Bahkan, menurut warga, Apid baru beberapa waktu lalu pulang dari Sumatra.
Peristiwa bermula ketika kondisi kejiwaan Apid diduga kembali kambuh. Dalam keadaan tersebut, ia nekat membakar rumahnya sendiri hingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan rumah.

 

Beruntung, istri Apid yang bernama Turi bersama anaknya berhasil menyelamatkan diri. Saat melihat kobaran api mulai membesar, keduanya segera keluar dari rumah dan mengungsi ke rumah tetangga sehingga terhindar dari bahaya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat rumah tidak dapat diselamatkan dan akhirnya ludes terbakar.

Kepala Desa Taman Jaya yang menerima laporan dari warga langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban serta melakukan pendataan. Selain itu, jajaran Kepolisian dari Polsek Sumur juga turun ke lokasi guna melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, keluarga korban mengalami kerugian materi yang cukup besar akibat rumah dan harta benda yang berada di dalamnya habis dilalap si jago merah.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat. Masyarakat berharap keluarga korban mendapatkan bantuan serta pendampingan yang diperlukan pascakejadian tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru