Kapolri Dorong Pekerja Kuasai Teknologi dan Tingkatkan Kompetensi Hadapi Transformasi Industri

Senin, 14 September 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kota SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta memperkuat kemampuan manajerial guna menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Puncak Acara HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di PT Pratama Abadi Industri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Kapolri menilai perkembangan teknologi, otomasi, hingga kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan terhadap kebutuhan industri. Kondisi tersebut menuntut tenaga kerja untuk terus beradaptasi agar tetap relevan sekaligus mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan global.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi industri tekstil, sandang, kulit, dan alas kaki tidak ringan. Selain menghadapi persaingan global, sektor tersebut masih dihadapkan pada ketergantungan terhadap sebagian bahan baku impor serta tingginya biaya energi dan logistik.

Karena itu, penguatan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, peningkatan kesejahteraan harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan produktivitas pekerja,” ujar Kapolri.

Kapolri menekankan, pekerja tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan saat ini. Mereka juga harus mempersiapkan diri menghadapi perubahan kebutuhan industri di masa mendatang.

“Rekan-rekan buruh harus terus meningkatkan keterampilan, penguasaan teknologi, dan kemampuan manajerial agar mampu beradaptasi dan bersaing secara global,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia, Pusat Pendidikan dan Pelatihan KSPSI AGN di Purwakarta akan segera diresmikan. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana pengembangan kompetensi dan peningkatan keahlian para anggota KSPSI.

“Saya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pendidikan dan pelatihan anggota KSPSI, sehingga mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas sumber daya pekerja,” tutur Kapolri.

Dalam sambutannya, Kapolri juga mencontohkan SMK Mitra Industri di Kawasan MM2100, Bekasi, yang dinilai berhasil menyiapkan tenaga kerja dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri. Model tersebut, menurutnya, dapat dikembangkan dan diterapkan di kawasan industri lainnya.

Namun, peningkatan kompetensi pekerja tidak dapat dibebankan kepada buruh semata. Perusahaan juga memiliki peran penting dengan menyediakan ruang, fasilitas, dan dukungan bagi pekerja untuk mengembangkan kemampuan sesuai perkembangan kebutuhan industri.

Di sisi lain, Kapolri mendorong pekerja membangun budaya kerja yang disiplin, produktif, dan inovatif. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong transformasi industri, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka peluang bagi pekerja untuk menempati posisi manajerial dan strategis.

Kapolri juga menegaskan bahwa kompetensi memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Semakin tinggi kemampuan dan profesionalisme tenaga kerja, semakin besar pula kontribusinya terhadap pertumbuhan perusahaan dan penguatan daya saing industri nasional.

“Perusahaan juga harus memberikan ruang dan dukungan bagi peningkatan kompetensi pekerja, sekaligus terus tumbuh dan berkembang, memenuhi hak-hak pekerja, serta menempatkan pekerja sebagai mitra dan aset penting perusahaan,” pungkas Kapolri.

Facebook Comments Box

Penulis : S bahri dan team

Editor : Korwil

Sumber Berita: Kapolri Dorong Pekerja Kuasai Teknologi dan Tingkatkan Kompetensi Hadapi Transformasi Industri

Berita Terkait

Kompolnas Dorong Polri Bongkar Sindikat Narkotika, Penegakan Hukum Diarahkan pada Jaringan dan Aktor Pengendali
Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional, Wind Tunnel Brimob Jadi Panggung Atlet Dunia
Polres Buton Tangani Dugaan Pencabulan Anak, Guru Honorer Ditetapkan Tersangka
Wakapolri: Jejaring Pusat Studi Kepolisian Tembus 100, Green Policing Diperkuat di Riau
382 Peserta dari 20 Negara, Cikeas Jadi Panggung Indoor Skydiving Dunia
FASI Apresiasi Polri, Cikeas Jadi Panggung Indoor Skydiving Asia
Kapolri Apresiasi Buruh, Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk Revisi UU
UMI dan Unhas Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian, Hadapi Kompleksitas Zaman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:42 WIB

Kompolnas Dorong Polri Bongkar Sindikat Narkotika, Penegakan Hukum Diarahkan pada Jaringan dan Aktor Pengendali

Senin, 21 September 2026 - 14:12 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional, Wind Tunnel Brimob Jadi Panggung Atlet Dunia

Sabtu, 19 September 2026 - 06:43 WIB

Polres Buton Tangani Dugaan Pencabulan Anak, Guru Honorer Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 19 September 2026 - 06:18 WIB

Wakapolri: Jejaring Pusat Studi Kepolisian Tembus 100, Green Policing Diperkuat di Riau

Kamis, 17 September 2026 - 14:54 WIB

382 Peserta dari 20 Negara, Cikeas Jadi Panggung Indoor Skydiving Dunia

Berita Terbaru