Global Expose TV Kabupaten Indramayu – Sikap acuh tak acuh sepatutnya tidak dimiliki dan diterapkan oleh seorang leadership terlebih dilingkungan pemerintahan yang notabenenya digaji dari uang rakyat. Namun, perilaku tidak terpuji ini tampaknya sudah menjadi tabiat Karyono, yang menjabat sebagai Kuwu Desa Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Pasalnya, setiap dihubungi wartawan guna dimintai konfirmasi terkait hal yang berkaitan dengan pemerintahan desanya, Kuwu Desa Terusan Karyono ini tidak pernah merespon dan terkesan mengabaikan. Sikap demikian menandakan seperti ada sesuatu hal miring yang dikhawatirkan muncul ke permukaan masyarakat.
Sikap acuh tak acuh terhadap wartawan ini ketika dimintai konfirmasi terkait pekerjaan P3TGAI tahun anggaran 2024, yang mana dalam pelaksanaannya disinyalir tidak sesuai dengan ketentuan. Dugaan tersebut muncul lantaran proyek yang dikerjakan oleh P3A Mitra Cai Tani Jaya itu dari segi bahan material pasangan batu sebagian memakai batu limstoon (kapur).
Proyek yang bersumber dari APBN tahun 2024 melalui Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, BBWS Cimanuk-Cisanggarung, dengan nilai Rp.195.000.000 tersebut selain penggunaan bahan material batu pasangan yang mana diduga tidak sesuai standar, juga disinyalir adanya pengurangan takaran agregat campuran semen dan pasir.
Pasalnya, saat tim media menguji daya tahan semen dan pasir untuk pasangan batu irigasi tersebut mudah terkelupas meski disentuh menggunakan tangan kosong. Hal ini patut dipertanyakan mengenai skala perbandingan bahan material semen dan pasir tersebut.
Hingga berita ini kembali tayang, pihak P3A Mitra Cai Tani Jaya belum memberikan penjelasan maupun klarifikasi terkait informasi tersebut diatas. Kuwu Desa Terusan Karyono juga tidak merespon konfirmasi tim media saat dihubungi beberapa kali.
Penulis : Danya/Tim
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Ada Apa, Kuwu Desa Terusan Susah Untuk di Konfirmasi Dan Dominan Bungkam Terhadap Wartawan?












