Blusukan Ke Bogor Tinjau Genting, Menteri Wihaji: Agar Bantuan Kepada Keluarga Berisiko Stunting Tepat Sasaran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bogor – Kedatangan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd; di Rumah Ceting (Cegah Stunting), Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 13/12/2024, disambut dengan hangat oleh warga di sana.
Kehadiran Wihaji di Rumah Ceting di bawah asuhan Jimmy Hantu itu untuk mengecek langsung kondisi di lapangan terkait program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). “Saya datang langsung ke sini agar program yang ada tepat sasaran”, ujarnya.

Dikatakan kementerian dan badan yang dipimpinnya telah merumuskan daerah-daerah mana yang memiliki keluarga berisiko stunting (KRS) yang masuk dalam desil 1 (kemiskinan  ekstrem). “Setelah ditelusuri jumlah mereka  sebanyak 1,4 juta keluarga dari 8,7 juta KRS”, ujar Politisi Partai Golkar itu. Data itu menurutnya berdasarkan hasil Pendataan Keluarga 2024 yang telah dilakukan.

Mantan Bupati Batang, Jawa Tengah, itu berharap bantuan lewat program Genting mampu mencegah sekaligus menurunkan angka stunting. “Lewat program ini balita berisiko stuntingkan mendapatkan bantuan peningkatan gizi dan kesehatan”, ujarnya. Tak hanya memberi bantuan, keluarga juga mendapat edukasi tentang gizi dan kesehatan.

Dalam blusukan itu, Wihaji juga sambung rasa dengan KRS serta mengunjungi salah satu rumah warga yang masuk katagori itu. “Kita dengar apa yang mereka rasakan”, tuturnya.

Sebagai orangtua asuh stunting, Rumah Ceting Jimmy Hantu saat ini mengasuh 200 lebih bayi di bawah dua tahun yang berasal dari KRS. Dirinya punya target di Taman Sari nol stunting. “Berharap semua anak berisiko stunting bisa saya asuh”, ujarnya.

Aktivitas di Rumah Ceting yang dilakukan adalah dengan mengedukasi cara mengolah makanan bergizi yang baik agar kelak mereka bisa mandiri ketika program Ceting sudah berhasil dilaksanakan. Dirinya senang Menteri Wihaji datang ke Tamansari.

asil Pendataan Keluarga 2024 yang telah dilakukan.

Mantan Bupati Batang, Jawa Tengah, itu berharap bantuan lewat program Genting mampu mencegah sekaligus menurunkan angka stunting. “Lewat program ini balita berisiko stunting mendapatkan bantuan peningkatan gizi dan kesehatan”, ujarnya. Tak hanya memberi bantuan, keluarga juga mendapat edukasi tentang gizi dan kesehatan.

Dalam blusukan itu, Wihaji juga sambung rasa dengan KRS serta mengunjungi salah satu rumah warga yang masuk katagori itu. “Kita dengar apa yang mereka rasakan”, tuturnya.

Sebagai orangtua asuh stunting, Rumah Ceting Jimmy Hantu saat ini mengasuh 200 lebih bayi di bawah dua tahun yang berasal dari KRS. Dirinya punya target di Taman Sari nol stunting. “Berharap semua anak berisiko stunting bisa saya asuh”, ujarnya.

Aktivitas di Rumah Ceting yang dilakukan adalah dengan mengedukasi cara mengolah makanan bergizi yang baik agar kelak mereka bisa mandiri ketika program Ceting sudah berhasil dilaksanakan. Dirinya senang Menteri Wihaji datang ke Tamansari.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Blusukan Ke Bogor Tinjau Genting, Menteri Wihaji: Agar Bantuan Kepada Keluarga Berisiko Stunting Tepat Sasaran

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru