BPBD Pandeglang Tinjau Rumah Ambruk Milik Warga di Kampung Kanyere Akibat Kondisi Tanah Labil

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang – pada Sabtu 26 Oktober 2024 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang meninjau langsung rumah milik Ibu Martini, warga Kampung Kanyere, Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi, yang ambruk pada Rabu pagi. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat atap rumah tiba-tiba runtuh akibat pondasi bangunan yang miring, diduga karena kondisi tanah yang tidak stabil.

Iwan Kejes, suami dari Ibu Martini, menjelaskan bahwa rumah ini sudah berusia enam tahun sejak dibangun, namun keterbatasan ekonomi membuat mereka belum dapat melakukan perbaikan yang memadai. “Selama dua tahun ini, pintu rumah bahkan tidak bisa tertutup sempurna. Akhirnya, hari ini atap rumah ambruk karena pondasi yang semakin miring, dan kayu penyangga asbes lepas dari dinding,” ungkap Iwan.

Seorang perwakilan BPBD yang hadir di lokasi menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk mengambil tindakan lebih lanjut. “Kami hanya memastikan kondisi rumah dan bahwa ini memang terkait bencana karena tanah yang labil. Kami berharap bantuan perbaikan segera dapat diberikan,” ujarnya.

Kejadian ini menambah daftar rumah yang terdampak akibat kondisi tanah di Kecamatan Sindangresmi yang labil dan perlu perhatian khusus untuk menghindari kerusakan lebih lanjut di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Akew

Editor : Sukadi

Sumber Berita: BPBD Pandeglang Tinjau Rumah Ambruk Milik Warga di Kampung Kanyere Akibat Kondisi Tanah Labil

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
P3B Soroti Perbedaan Tanggal Kontrak Proyek Gedung Nuklir SPECT Rp10,5 Miliar, CV Adhy Tama Diminta Beri Klarifikasi
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto ajak masyarakat lestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia
Dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas HET Di Munjul disorot PD Roni di minta klarifikasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir

Berita Terbaru