Diduga Diselewengkan Oknum Kades, Honor Bilal Mayit Kampung Baru Tak Pernah Dibayar Selama 12 Tahun

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Photo APBDES Kampung Baru Kecamatan Bilah barat kabupaten Labuhanbatu.                                      Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara – Dugaan penyelewengan Dana Desa kembali mencuat di Kabupaten Labuhanbatu. Kali ini, sorotan tertuju pada Kepala Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat, yang dituding tidak menyalurkan honor petugas Bilal Mayit selama bertahun-tahun.

Informasi ini terungkap dari laporan warga yang disampaikan kepada media. Dua warga Kampung Baru yang selama ini bertugas sebagai Bilal Mayit mengaku belum pernah menerima honor dari pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Salah seorang petugas, SN (60), mengungkapkan bahwa selama 12 tahun menjalankan tugas sebagai Bilal Mayit, ia tidak pernah menerima honor sedikit pun. Hal senada juga disampaikan oleh Helm (50), yang telah mengabdi selama tiga tahun.

“Kami bekerja dengan ikhlas, tapi tetap ada hak kami yang seharusnya diberikan sesuai ketentuan. Sampai hari ini, kami belum pernah menerima honor dari pemerintah desa ataupun kabupaten,” ungkap SN kepada wartawan, Sabtu (26/7/2025).

Padahal, menurut regulasi yang berlaku, baik dalam Undang-Undang Desa maupun Petunjuk Teknis Dana Desa, insentif untuk petugas keagamaan seperti Bilal Mayit termasuk dalam alokasi dana pemberdayaan masyarakat yang wajib dianggarkan melalui APBDes.

Data yang diperoleh redaksi menunjukkan bahwa pada tahun 2023 dan 2024, Desa Kampung Baru menerima total transfer Dana Desa dan Alokasi Dana Desa sebesar Rp 2,17 miliar per tahun. Di antaranya, alokasi untuk sub bidang pemberdayaan masyarakat mencapai Rp 504.933.840. Namun, ironisnya, tidak ada satu rupiah pun dari anggaran tersebut yang diterima oleh petugas Bilal Mayit.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Kampung Baru berinisial A.S. menyatakan bahwa honor telah dibayarkan pada tahun anggaran 2024.

“Untuk tahun 2024, sudah selesai kita bayarkan, Bang. Kalau tahun 2023 itu bukan masa saya menjabat kepala desa,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh SN dan Helm yang menegaskan bahwa mereka belum menerima honor sama sekali. Setelah dikonfirmasi ulang, A.S. enggan memberikan keterangan lanjutan dan mematikan ponselnya.

Kasus ini mendapat perhatian dari masyarakat setempat yang mendesak agar Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Labuhanbatu segera melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Kampung Baru, khususnya pada pos pemberdayaan masyarakat.

“Ini bukan semata soal uang, tapi soal amanah dan tanggung jawab. Jika benar terjadi penyimpangan, ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik. Kami minta aparat penegak hukum turun tangan,” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kecamatan Bilah Barat maupun Pemkab Labuhanbatu terkait kasus ini.

Facebook Comments Box

Penulis : Daud Rinaldy Rangkuty

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Ket Photo APBDES Kampung Baru Kecamatan Bilah barat kabupaten Labuhanbatu.

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Negeri Lama Disorot, Nama Doni, Topik, Balga dan Inisial DL Disebut Warga
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Kamis, 10 September 2026 - 08:24 WIB

Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?

Berita Terbaru