KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid Usai Dua Kali Tak Hadir Pemeriksaan Saksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan upaya jemput paksa terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid setelah dua kali tidak hadir dalam jadwal pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik masih mempertimbangkan langkah tersebut menyusul ketidakhadiran Nusron dalam dua jadwal pemeriksaan yang telah ditentukan.

“Masih dipertimbangkan oleh penyidik setelah dua kali tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan oleh KPK,” kata Budi di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Sebelumnya, KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Nusron pada Kamis (15/10/2026). Ia dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Hingga saat ini, KPK masih mempertimbangkan langkah lanjutan terhadap Nusron terkait ketidakhadirannya dalam pemeriksaan tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : S bahri dan team

Editor : Korwil

Sumber Berita: KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid Usai Dua Kali Tak Hadir Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Judi Online, Lindungi Keluarga dari Risiko Kerugian
Pakar Hukum Kepolisian Apresiasi Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung: Sinergi Kunci Perkuat Penegakan Hukum
Gaungkan Green Policing, Kapolda Metro Jaya Ajak Personel Peduli Lingkungan
Dugaan Selisih Uang, Kontroversi Menteri Kehutanan hingga Polemik Penghargaan TPL: Hutan Terancam, Setelah Kebakaran Banjir Bandang Mengintai, Siapa Bertanggung Jawab?
Amplop Bersaldo Misteri, Kontroversi Pejabat, Hingga Penghargaan TPL: JPKP Desak Kemenhut Buka-Bukaan
Ketegasan Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Premanisme Tuai Apresiasi Prof Juanda
Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Tegaskan Komitmen Hadirkan Polisi yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat
Cegah Radikalisme dan Perundungan Siber, Densus 88 Polri Gandeng Disdik DKI Perkuat Sekolah Ramah Anak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:14 WIB

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid Usai Dua Kali Tak Hadir Pemeriksaan Saksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Judi Online, Lindungi Keluarga dari Risiko Kerugian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pakar Hukum Kepolisian Apresiasi Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung: Sinergi Kunci Perkuat Penegakan Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Gaungkan Green Policing, Kapolda Metro Jaya Ajak Personel Peduli Lingkungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Dugaan Selisih Uang, Kontroversi Menteri Kehutanan hingga Polemik Penghargaan TPL: Hutan Terancam, Setelah Kebakaran Banjir Bandang Mengintai, Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru