Global Expose TV Kabupaten PPU, Kaltim- Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menuntut kepada warga di Kabupaten PPU agar pandai melantunkan Himne PPU, terlebih kepada seluruh pelajar karena dia mengaku mengetahui Secara umum warga dan pelajar tak pernah tahu dengan adanya Himne PPU itu.

Hal ini diucapkannya pada saat ia mengisi sambutan pada sebuah acara dimana ia diundang menghadiri acara Bakti Sosial Sekolah Laboratorium Pancasla (SLP) dan dirangaki pembagian makanan bergizi tinggi untuk 500 warga Desa Girimukti, berlangsung di SD 013 Penajam, pada Sabtu (17/02/2024).

Makmur Marbun mengaku kesal karena ada sejumlah pejabat yang ia sebut pada pembukaan teks pidato yang akan dibacakannya justru sejumlah pejabat tersebut tak hadir di acara itu, ia kembali menegaskan pada Senin akan datang seluruh sekolah wajib komandangkan himne PPU.

“Himne PPU wajib dinyanyikan guru dan murid di sekolah-sekolah sebelum memasuki ruang belajar, Karena ini merupakan salah satu kekayaan daerah kita, kalau bukan kita yang melestarikannya lalu siapa lagi, menurut hemat saya himne PPU ini nyaris sudh dikubur, anak anak kita malah menyanyikan lagu moderen, kita harus cintai seluruh budaya yang kita miliki,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengaku ragu dan cemas kalau anak-anak di Kabupaten PPU tak lagi memahami isi pancasila. Dengan demikian lanjutnya Sekolah laboratorium Pancasila diharapkan dapat membentuk karakter anak di daerah ini agar mengerti akan makna Pamcasila.

“ Jujur, saya tak pernah toleran kepada tenaga pendidik yang tak benar, guru harus ciptakan kenyamanan bagi anak-anak disetiap lingkungan sekolah. Termasuk kamar mandi yang tidak bersih saya anggap pengelola sekolah tersebut tidak bermoral, dengan kondisi demikian saya menyebutnya anak diperlakukan tidak bermoral. Begitu pula terhadap pengawas sekolah jika terdapat hal demikian di sekola sekolah saya anggap itu pembiaran dan itu tidak benar, jika ada pengawas hanya sibuk mengurus komite dan bangga dengan jabatan saja, bila terdapat demikian, masyarakat lapor saja,” ucapnya.

Ia mengingatkan kepada para orang tua, tak perlu menangis nanti jika melihat anak-anaknya tak berhasil, maka kata dia menangislah sekarang lantaran melihat dunia pendidikan dan anak anak yang kurang brprestasi, maka dari itu jangan sampai ada guru yang tidak benar.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk sama sama membenahi pendidikan, karena saat ini lanjutnya dunia pendidikan sedang di arahkan untuk membentuk karatkter bangsa, jika pendidikan sudah dibenahi dengan baik sehingga masyarakat Kabupaten PPU bangkit dengan kualitas yang baik. Bagaimana agar dapat mendorong semangat dengan baik agar dapat berbangga sebagai warga IKN.

“ Kita boleh bangga karena salah satu kabupaten di Kaltim ini yang terdapat sekolah yang menerapkan laboratorium pancasila. daerah ini adalah kabupaten yang luar biasa, maka dari itu kita upayakan bagai mana mendongkrak mutu pendidikan di daerah ini. Kita adalah menjadi kategori lima terbaik kabupaten di Kaltim di bidang pedidikan. Untuk itu saya mohon dengan hormat kepada kita semua, tolong perbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten kita ini,” pintanya.
Penulis : Edison Jalal/ Iskandar
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Humas Pemda Kabupaten Penajam Paser Utara












