Miris! Dugaan Penyaluran PKH-BPNT di Desa Cikaret Bermasalah, Kartu ATM KPM Dikolektifkan hingga Dikabarkan Hilang ‎

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten  Lebak – Dugaan kejanggalan dalam penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mencuat di Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten. Sejumlah warga mempertanyakan transparansi penyaluran bantuan setelah kartu ATM milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disebut-sebut dikolektifkan oleh pihak desa.

‎

Berdasarkan keterangan warga, kartu ATM yang menjadi akses pencairan bantuan dari program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dikumpulkan secara kolektif. Namun, setelah proses pencairan dilakukan, salah seorang KPM yang menanyakan keberadaan kartunya justru menerima jawaban mengejutkan.

“Kata kepala desa, kartunya hilang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ironisnya, menurut pengakuan warga sekitar, KPM yang dinyatakan kehilangan kartu ATM tersebut merupakan warga yang benar-benar layak menerima bantuan dan hidup dalam kondisi memprihatinkan. Hal ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait mekanisme pengelolaan dan pengawasan bantuan sosial di tingkat desa.

‎Sejumlah tokoh masyarakat meminta adanya klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Cukaret serta pendamping PKH setempat. Mereka juga mendesak dinas terkait di Kabupaten Lebak untuk turun tangan melakukan evaluasi dan investigasi guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.

Program PKH dan BPNT sejatinya dirancang pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera. Transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan menjadi kunci agar program tersebut tepat sasaran.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Cikaret belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Warga berharap permasalahan ini segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang demi menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial pemerintah.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Lebak Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru