Global Expose TV Kabupaten Probolinggo – Pada 8 September 2025. Pondok Rehabilitasi ADHYAKSA SAKA 9, yang merupakan cabang dari Pesantren Nurul Qodim, Kalikajar, telah diresmikan pada Senin (8/9/2025). Peresmian ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk ulama, pejabat daerah, dan keluarga besar pesantren. Pondok rehabilitasi ini digagas oleh K.H. Hafidzul Hakiem Noer, atau yang akrab disapa Nun Hafizd, seorang kiai muda yang memiliki talenta dalam bidang sholawat dan dzikir.
Pondok Rehabilitasi ADHYAKSA SAKA 9 menawarkan metode rehabilitasi yang unik dengan menggabungkan pengobatan medis dan terapi spiritual pesantren. Program ini digerakkan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten, Polres, Kejaksaan Negeri, hingga sejumlah instansi terkait. Dengan demikian, pondok rehabilitasi ini tidak hanya fokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga spiritual dan mental.
SAKA 9 menawarkan berbagai fasilitas dan program untuk membantu para pasien rehabilitasi. Diantaranya adalah pabrik roti, studio musik, dan multimedia. Dengan demikian, para pasien dapat memperoleh keterampilan baru dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Nun Hafizd, pendiri SAKA 9, berharap bahwa para pasien rehabilitasi dapat keluar dari pondok rehabilitasi ini dengan identitas baru dan siap diterima oleh masyarakat. “Saya ingin mereka keluar dari sini bukan disebut mantan pecandu, tetapi alumni santri SAKA 9,” tegasnya.
Dengan kehadiran SAKA 9, diharapkan dapat membawa kehidupan baru dan menyelamatkan jiwa generasi bangsa dari ancaman narkoba. Pondok rehabilitasi ini dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam menangani masalah narkoba dengan pendekatan yang lebih holistik.
Penulis : Abdul Hadi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Peresmian Pondok Rehabilitasi ADHYAKSA SAKA 9: Menggabungkan Medis dan Spiritual untuk Menyelamatkan Generasi Muda












