Pohon Kelapa Tumbang Tanpa Sebab Jelas, Dua Rumah Lansia di Tanah Wakaf Kampung Wakap Rusak Parah

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang – Pada Selasa 10 Juni 2025, Sebuah pohon kelapa tumbang secara tiba-tiba tanpa angin maupun hujan, mengakibatkan kerusakan parah pada dua rumah milik warga lanjut usia di Kampung Wakap, RT 005 RW 002, Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa pagi (10/6) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dua rumah yang terdampak adalah milik Ibu Maswati (70) dan Ibu Aswati (58), dua janda lansia yang hidup berdampingan di atas tanah wakaf dalam kondisi serba keterbatasan. Bangunan rumah mereka diketahui sangat sederhana, berdinding bilik dan beratap daun kelapa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian kedua pemilik rumah sedang berada di luar. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup serius. Dapur rumah Ibu Aswati porak-poranda, sedangkan atap dan dinding rumah Ibu Maswati mengalami kerusakan berat.

Hendi, anak kandung dari Ibu Maswati, mengaku terkejut karena tumbangnya pohon tidak disertai kondisi cuaca ekstrem. “Pohonnya tumbang begitu saja, padahal cuaca cerah, tidak ada angin ataupun hujan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ibunya belum pernah menerima bantuan pemerintah, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun perbaikan rumah tidak layak huni. Sementara itu, Ibu Aswati diketahui masih menerima bantuan pangan non tunai (BPNT), namun belum mendapatkan bantuan untuk tempat tinggalnya.

Meski kejadian telah dilaporkan kepada ketua RT setempat, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan atau kunjungan dari pemerintah desa. Hal ini menuai keprihatinan warga, terlebih mengingat kondisi kedua korban yang merupakan lansia dan hidup di bawah garis kemiskinan.

“Kami hanya ingin rumah kami bisa diperbaiki. Umur sudah tua, hidup susah, sekarang rumah rusak pula,” ujar Ibu Maswati dengan nada lirih saat diwawancarai oleh tim Global Expose TV.

Warga sekitar berharap pemerintah desa, Dinas Sosial, dan BPBD Kabupaten Pandeglang segera meninjau lokasi dan memberikan bantuan nyata kepada kedua korban, mengingat keduanya tinggal di atas tanah wakaf dan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Pohon Kelapa Tumbang Tanpa Sebab Jelas, Dua Rumah Lansia di Tanah Wakaf Kampung Wakap Rusak Parah

Berita Terkait

PROYEK SANIMAS TAHAP I DI CIHANJUANG JADI SOROTAN, SPESIFIKASI BESI DAN PENERAPAN K3 DIMINTA DIPERIKSA
JALAN LABUAN–CIBALIUNG DISOROT, SEMAK BELUKAR DAN LUBANG JALAN DIDUGA ANCAM KESELAMATAN PENGGUNA
KEPALA DESA CIPINANG H. MUKRA SM UCAPKAN SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2026
GERAKAN RAKYAT PANDEGLANG MELAWAN SERUKAN MASYARAKAT KAWAL APBD: JANGAN DIAM TERHADAP KETIDAKADILAN
RESMIKAN SEKRETARIAT, KARANG TARUNA UNIT RW 05 DESA CIMAUNG GELAR PENGAJIAN, DORONG PEMUDA KEGIATAN POSITIF
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Pagelaran Berlangsung Meriah dan Lancar
KADES CIHANJUANG ANGKAT BICARA! CACU SUKARDI TEGASKAN ANGGARAN BANPROV DIREALISASIKAN SESUAI ATURAN, WARGA APRESIASI PEMBANGUNAN
DANA BOS SMPN 1 MUNJUL JADI SOROTAN, 296 SISWA DAN KONDISI SARANA PRASARANA DIPERTANYAKAN
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:44 WIB

PROYEK SANIMAS TAHAP I DI CIHANJUANG JADI SOROTAN, SPESIFIKASI BESI DAN PENERAPAN K3 DIMINTA DIPERIKSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50 WIB

JALAN LABUAN–CIBALIUNG DISOROT, SEMAK BELUKAR DAN LUBANG JALAN DIDUGA ANCAM KESELAMATAN PENGGUNA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:38 WIB

KEPALA DESA CIPINANG H. MUKRA SM UCAPKAN SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

GERAKAN RAKYAT PANDEGLANG MELAWAN SERUKAN MASYARAKAT KAWAL APBD: JANGAN DIAM TERHADAP KETIDAKADILAN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:56 WIB

RESMIKAN SEKRETARIAT, KARANG TARUNA UNIT RW 05 DESA CIMAUNG GELAR PENGAJIAN, DORONG PEMUDA KEGIATAN POSITIF

Berita Terbaru