Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu – SMKN 2 Rantau Utara Menggelar MPLS ( Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ) di Lingkungan Sekolah Jl.WR. Supratman No.1 Padang Matinggi, Rantau Utara, Labuhanbatu, Rabu (16/07/2025).
Kepala SMKN 2 Rantau Utara Khoyan Nasution, S.Pd di wakili Wakasek Kesiswaan Rahmat Marpaung, S.Pd mengatakan MPLS adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Ini adalah kegiatan yang diadakan sekolah untuk siswa baru di awal tahun ajaran baru.
Bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah, program sekolah, dan membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru, ungkapnya.
Terima kasih banyak kepada panitia atas terselenggaranya acara ini, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru mereka, memperkenalkan mereka pada aturan, norma, budaya, dan tata tertib sekolah, serta membangun interaksi positif dengan warga sekolah lainnya, katanya.
MPLS juga bertujuan untuk menumbuhkan motivasi, semangat belajar, dan cara belajar efektif bagi siswa baru, serta membantu mereka mengenali potensi diri, ujarnya.
Pemateri dari Kodim 0209 / Labuhanbatu Kapten DM Siregar menyampaikan, Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional, pungkasnya.
Konsep ini dilandasi oleh ideologi nasional (Pancasila dan UUD 1945) serta sejarah dan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, ucapnya.
Ini mencakup pemahaman mendalam tentang identitas, sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang melekat pada bangsa, serta kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keragaman., paparnya.
Indonesia merupakan negara maritim dan kepulauan. Sehingga kita di ikat oleh semboyan Bhinneka Tunggal Ika berfungsi mengintegrasikan perbedaan dalam masyarakat karena semboyan ini mengandung norma yang mempersatukan, menjadi dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, serta mendorong toleransi dan saling menghargai antar perbedaan, jelasnya.
Bhinneka Tunggal Ika menjadi alat pemersatu bangsa yang beragam, mencegah konflik, dan menciptakan keselarasan dalam keberagaman, tutupnya.
Penulis : Mursin Pohan
Editor : Sukadi
Sumber Berita : SMKN 2 Rantau Utara Gelar MPLS, Kapten DM Siregar Pemateri Wawasan Kebangsaan






