Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Suherman (35) bersama putri bungsunya yang masih berusia tiga tahun mengalami kejadian yang mengusik ketenangan rumah tangganya. Istrinya, Pipit (30), diduga dibawa kabur oleh seseorang yang turut campur dalam hubungan mereka.
Kronologi Kejadian; Peristiwa ini bermula pada 28 Januari 2025, saat Suherman dalam kondisi sakit dan pergi berobat bersama Pipit ke seorang tokoh pengobatan tradisional bernama Abah NR di Kampung 9, Desa Gombong, Kecamatan Sobang. Di tempat pengobatan tersebut, mereka bertemu dengan seorang pria yang mengaku bernama Dion, yang juga tengah menjalani pengobatan.
Setelah beberapa kali bertemu di tempat yang sama, Dion mulai akrab dengan Pipit dan Suherman. Bahkan, Dion kemudian ikut pulang ke rumah kontrakan pasangan tersebut di Kampung 6, Desa Gombong, dan menginap di sana.
Namun, kejadian aneh terjadi pada malam hari. Pipit tiba-tiba berteriak dan mendatangi Dion di ruang depan sambil menyebut bahwa Dion adalah suaminya. Kejadian ini mengejutkan Suherman, yang kemudian kembali menemui Abah NR untuk meminta penjelasan.
Setibanya di rumah Abah NR, Pipit justru semakin bertingkah seperti orang kesurupan dan meminta cerai dari Suherman. Dion pun diduga ikut mengintimidasi Suherman agar menceraikan istrinya. Mengetahui kejadian itu, Abah NR marah kepada Dion, yang akhirnya pergi meninggalkan rumah tersebut. Pipit pun pergi menggunakan sepeda motor tanpa sepengetahuan Suherman.
Ketika Suherman kembali ke rumah kontrakannya, ia mendapati bahwa Pipit sudah tidak ada di sana. Keesokan harinya, Suherman mencoba mencari istrinya di rumah mertuanya di Kampung Kalangan, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang. Saat itu, Pipit masih ada di rumah orang tuanya, tetapi menolak diajak pulang.
Suherman kembali lagi keesokan harinya, namun kali ini Pipit, kedua anak mereka, serta ayahnya yang berinisial JR sudah tidak ada di rumah. Keberadaan mereka tidak diketahui hingga saat ini.
WhatsApp Misterius: Tiga hari setelah Pipit dan keluarganya menghilang, Suherman menerima pesan WhatsApp dari nomor Pipit. Namun, isi pesan tersebut menggunakan bahasa Sunda dengan kalimat yang sulit dimengerti dan terkesan aneh. Berikut cuplikannya:
“Ti kuari ges ulah nyiar-nyiar urang… urang ges boga kahirupan baru anu lewih bahagia. Alhamdulillah aya anu bisa nulungan…”
Pesan tersebut mengindikasikan bahwa Pipit telah memulai kehidupan baru dan menyebut adanya campur tangan pihak lain dalam perjalanan hidupnya. Selain itu, pesan tersebut mengandung kalimat bernada mistis yang menyebutkan keterlibatan makhluk gaib serta seseorang bernama Langkang Buana yang disebut sebagai suami sebenarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Suherman masih berupaya mencari keberadaan istri dan anak-anaknya.
Penulis : Edi Junaedi / M. Tisna
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Suherman Prihatin, Istri Diduga Dibawa Kabur Orang Ketiga: Dapat WhatsApp Misterius












