Suherman Prihatin, Istri Diduga Dibawa Kabur Orang Ketiga: Dapat WhatsApp Misterius

Minggu, 9 Maret 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Suherman (35) bersama putri bungsunya yang masih berusia tiga tahun mengalami kejadian yang mengusik ketenangan rumah tangganya. Istrinya, Pipit (30), diduga dibawa kabur oleh seseorang yang turut campur dalam hubungan mereka.

Kronologi Kejadian; Peristiwa ini bermula pada 28 Januari 2025, saat Suherman dalam kondisi sakit dan pergi berobat bersama Pipit ke seorang tokoh pengobatan tradisional bernama Abah NR di Kampung 9, Desa Gombong, Kecamatan Sobang. Di tempat pengobatan tersebut, mereka bertemu dengan seorang pria yang mengaku bernama Dion, yang juga tengah menjalani pengobatan.

Setelah beberapa kali bertemu di tempat yang sama, Dion mulai akrab dengan Pipit dan Suherman. Bahkan, Dion kemudian ikut pulang ke rumah kontrakan pasangan tersebut di Kampung 6, Desa Gombong, dan menginap di sana.

Namun, kejadian aneh terjadi pada malam hari. Pipit tiba-tiba berteriak dan mendatangi Dion di ruang depan sambil menyebut bahwa Dion adalah suaminya. Kejadian ini mengejutkan Suherman, yang kemudian kembali menemui Abah NR untuk meminta penjelasan.

Setibanya di rumah Abah NR, Pipit justru semakin bertingkah seperti orang kesurupan dan meminta cerai dari Suherman. Dion pun diduga ikut mengintimidasi Suherman agar menceraikan istrinya. Mengetahui kejadian itu, Abah NR marah kepada Dion, yang akhirnya pergi meninggalkan rumah tersebut. Pipit pun pergi menggunakan sepeda motor tanpa sepengetahuan Suherman.

Ketika Suherman kembali ke rumah kontrakannya, ia mendapati bahwa Pipit sudah tidak ada di sana. Keesokan harinya, Suherman mencoba mencari istrinya di rumah mertuanya di Kampung Kalangan, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang. Saat itu, Pipit masih ada di rumah orang tuanya, tetapi menolak diajak pulang.

Suherman kembali lagi keesokan harinya, namun kali ini Pipit, kedua anak mereka, serta ayahnya yang berinisial JR sudah tidak ada di rumah. Keberadaan mereka tidak diketahui hingga saat ini.

WhatsApp Misterius: Tiga hari setelah Pipit dan keluarganya menghilang, Suherman menerima pesan WhatsApp dari nomor Pipit. Namun, isi pesan tersebut menggunakan bahasa Sunda dengan kalimat yang sulit dimengerti dan terkesan aneh. Berikut cuplikannya:

“Ti kuari ges ulah nyiar-nyiar urang… urang ges boga kahirupan baru anu lewih bahagia. Alhamdulillah aya anu bisa nulungan…”

Pesan tersebut mengindikasikan bahwa Pipit telah memulai kehidupan baru dan menyebut adanya campur tangan pihak lain dalam perjalanan hidupnya. Selain itu, pesan tersebut mengandung kalimat bernada mistis yang menyebutkan keterlibatan makhluk gaib serta seseorang bernama Langkang Buana yang disebut sebagai suami sebenarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Suherman masih berupaya mencari keberadaan istri dan anak-anaknya.

Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi / M. Tisna

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Suherman Prihatin, Istri Diduga Dibawa Kabur Orang Ketiga: Dapat WhatsApp Misterius

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
P3B Soroti Perbedaan Tanggal Kontrak Proyek Gedung Nuklir SPECT Rp10,5 Miliar, CV Adhy Tama Diminta Beri Klarifikasi
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto ajak masyarakat lestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia
Dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas HET Di Munjul disorot PD Roni di minta klarifikasi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir

Berita Terbaru