Tangkap Provokator Pengkhianat Pembangunan Proyek Nasional PT Bukit Asam Tanjung Enim, Sumsel

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Muara Enim – Terkait pembangunan proyek CHF TLS 6 & 7 yang berlokasi di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam (PTBA), yang merupakan kawasan hutan, masyarakat Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim meminta agar proses pembebasan lahan dilakukan secara adil. Proyek nasional ini diharapkan dapat segera terealisasi, namun saat ini terkendala oleh pembebasan lahan yang belum menemui kesepakatan harga dengan warga.

Warga yang terdampak, khususnya para petani yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup dari kebun karet dan tanaman lainnya, meminta agar PTBA memberikan ganti untung, bukan sekadar ganti rugi. Mereka menilai lahan tersebut memiliki nilai produktif yang tinggi karena telah dikelola turun-temurun.

“Sudah puluhan tahun kami berkebun di sini. Dari hasil kebun inilah kami bisa menyambung hidup dan menyekolahkan anak-anak. Kami minta keadilan, jangan hanya diganti rugi, tapi harus diganti untung,” ujar salah satu pemilik kebun yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap PTBA dan pihak terkait dapat segera menyelesaikan persoalan ini dengan pendekatan humanis dan berkeadilan, agar proyek nasional tersebut dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat lokal.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Tangkap Provokator Pengkhianat Pembangunan Proyek Nasional PT Bukit Asam Tanjung Enim, Sumsel

Berita Terkait

Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik
Pererat Kedekatan dengan Warga, Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Kampung Wandoga
2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pererat Kedekatan dengan Warga, Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Kampung Wandoga

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Berita Terbaru