Rumah Ketua Granat Labusel Diteror dengan Bangkai Busuk, Diduga karena Kritisi Maraknya Peredaran Narkoba

Minggu, 6 April 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan – Aksi teror menimpa Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Ahmad Aruan. Rumahnya yang berada di Dusun Padangri, Desa Simatahari, Kecamatan Kotapinang, diduga sengaja dilempari bangkai hewan busuk oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa ini terjadi beberapa hari lalu dan diduga kuat berkaitan dengan sikap kritis Ahmad Aruan yang vokal menyuarakan keresahan masyarakat atas maraknya peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu Selatan.

Dalam sebuah unggahan di grup internal Granat, Ahmad Aruan menyampaikan kekecewaannya kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan. Ia menyoroti kinerja Satuan Reserse Narkoba Polres Labusel yang dinilai melemah sejak dipimpin Kasat Narkoba yang baru.

“Seingat saya dan masyarakat Labusel, sejak masuknya Kasat Narkoba yang baru, tidak pernah terdengar adanya penangkapan bandar narkoba yang signifikan. Padahal sebelumnya pernah ada penangkapan dua ons sabu di wilayah Labusel. Ada apa ini, Pak?” tulis Ahmad Aruan.

Ia juga menambahkan bahwa selama beberapa bulan terakhir, masyarakat hanya mendengar tentang peredaran narkoba yang kian marak, tanpa adanya tindakan hukum yang nyata dari aparat penegak hukum. Karena itu, ia meminta Kapolres maupun Kapolda Sumatera Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Kasat Narkoba saat ini.

“Kami hanya ingin generasi muda Labusel bisa hidup aman tanpa narkoba. Kami berharap polisi hadir sebagai pelindung rakyat dan semakin dicintai masyarakat,” ujar Aruan.

Dalam rekaman video yang turut dibagikan, Ahmad Aruan juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah hampir menjadi korban penyerangan saat malam Lebaran.

“Saya dikejar orang yang diduga pelaku narkoba, mau ditikam pakai celurit. Sekarang rumah saya dilempar bangkai kucing. Saya minta perlindungan hukum dari Kapolri,” katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait kritik tersebut, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Iwan Mashuri, SH, belum memberikan tanggapan hingga berita ini dikirimkan ke redaksi.

Masyarakat dan aktivis anti-narkoba berharap agar Kapolres Labusel segera mengevaluasi jajaran Satres Narkoba dan menindak tegas peredaran narkoba yang kian meresahkan.

 

Facebook Comments Box

Penulis : Mirwan Hasibuan

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Rumah Ketua Granat Labusel Diteror dengan Bangkai Busuk, Diduga karena Kritisi Maraknya Peredaran Narkoba

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
HUT Polantas ke-71, Satlantas Polres Labusel Hadirkan Semangat Kepedulian Lewat Donor Darah
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

HUT Polantas ke-71, Satlantas Polres Labusel Hadirkan Semangat Kepedulian Lewat Donor Darah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Berita Terbaru