Global Expose TV Kabupaten Cirebon – Aroma busuk dugaan penyelewengan Dana Desa kembali mencuat, kali ini menyeret nama Kuwu Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Dari hasil penelusuran, dana rakyat yang digelontorkan untuk membangun desa diduga malah ‘disulap’ untuk kepentingan pribadi sang Kuwu.
Selama periode 2022 hingga 2023, warga mengaku nyaris tak melihat hasil pembangunan fisik maupun nonfisik. “Pembangunan enggak jelas, ada yang bilang dipakai bayar utang kampanye waktu nyalon Pemilihan Pejabat AntarvWaktu (PAW) tahun 2021 lalu,” ujar salah satu warga yang minta namanya dirahasiakan.
Tak berhenti di situ, pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa pun disinyalir cuma formalitas belaka, sekadar menggugurkan kewajiban laporan. “Faktanya, banyak warga yang enggak kebagian, tapi laporannya tetap jalan,” lanjut sumber tersebut.
Saat dikonfirmasi beberapa awak media pada Senin, 26 Mei 2025, di Balai Desa Bojong Lor, sang Kuwu tidak membantah adanya temuan ratusan juta rupiah oleh Inspektorat. Ia berkilah sedang melakukan pembenahan administrasi untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
Kuwu juga meminta agar tidak di publikasikan, karena nanti bisa ramai karena ada dua desa yang sedang dalam pengawasan inspektorat nanti nya tambah ruwed karena saya pengen kondustif,” Kata Kuwu Desa Bojong Lor.
Informasi lain menyebutkan, hasil audit melalui Nota Hasil Pemeriksaan (NHP) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) mengharuskan Kuwu mengembalikan dana ratusan juta rupiah. Kabarnya, demi menutup lubang itu, ia terpaksa meminjam uang dari pihak luar dengan janji lunas setelah pencairan Dana Desa tahap pertama tahun 2025. Saat dikonfirmasi, pihak pemberi pinjaman membenarkan utang tersebut sudah lunas seluruhnya.
Mengacu pada UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap pejabat publik wajib menyampaikan informasi secara terbuka. Apalagi Dana Desa bersumber dari uang negara. Presiden RI sendiri menegaskan, rakyat punya hak penuh mengawasi penggunaan Dana Desa.
Kasus ini jadi tamparan keras dan peringatan bagi pejabat desa lain. Publik kini menanti keberanian aparat penegak hukum dan lembaga pengawas untuk mengusut dugaan “main belakang” ini sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai kasus ini jadi tradisi baru di desa-desa!
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Diduga Tilep Dana Desa, Kuwu Bojong Lor Ngaku Ada Temuan Ratusan Juta...!!!!!












