SPBU 14214221 Bulu Cina Diduga Jadi Markas Mafia Minyak Subsidi Karyawan Terlibat, Penegak Hukum Cuek Beibeh

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu – SPBU 14214221 yang berlokasi di Desa Bulu Cina, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali bikin gaduh. SPBU ini diduga kuat jadi markas penyulingan dan penyaluran BBM subsidi secara ilegal, baik siang bolong maupun tengah malam. Parahnya, praktik haram ini diduga dibeking dan melibatkan oknum karyawan sendiri.

Informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan, mafia minyak subsidi dengan leluasa menggunakan sepeda motor kapasitas besar seperti Honda Verza, bahkan mobil pribadi, untuk menyedot BBM subsidi dalam jumlah besar. Karyawan SPBU pun disebut ikut bermain, mendapat jatah cuan dari transaksi ilegal ini.

“Udah sering banget diberitakan media online maupun koran cetak, tapi gak ada efek jera. SPBU ini kebal hukum kali, ya. Masih aja jadi sarang mafia BBM,” kesal warga yang enggan namanya dipublikasikan.

Lebih miris lagi, sumber menyebut bahwa dalang utama dari praktik ini adalah karyawan lama yang seolah punya ‘kuasa tak tersentuh’. Sudah berkali-kali media coba konfirmasi ke pihak Pertamina, tapi hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun tanggapan resmi. Pertamina, ke mana?

Padahal, aktivitas ini jelas-jelas melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancaman hukumannya bukan main-main, tapi sayangnya pelanggaran ini seolah dibiarkan menguap begitu saja.

Masyarakat berharap Pertamina dan aparat penegak hukum (APH) jangan tutup mata. Warga kecil yang setiap hari antre demi sejerigen Pertalite dan Biosolar, harusnya jadi prioritas, bukan dikorbankan demi mafia.

“Kami kecewa berat! Kami antre panjang tiap hari, tapi malah mafia yang dilayani lebih dulu. Ini sudah keterlaluan,” tegas seorang pengendara langganan SPBU tersebut.

Fenomena ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum. Kalau dibiarkan terus, SPBU bisa-bisa berubah fungsi jadi pabrik curang. Negara dan rakyat dirugikan, tapi pelakunya malah aman-aman aja. Di mana keadilan?

Facebook Comments Box

Penulis : Daud Rinaldy Rangkuty

Editor : Sukadi

Sumber Berita: SPBU 14214221 Bulu Cina Diduga Jadi Markas Mafia Minyak Subsidi Karyawan Terlibat, Penegak Hukum Cuek Beibeh

Berita Terkait

Respon Cepat Dumas, Polsek Kampung Rakyat Gerebek Rumah di Tolan, 3,62 Gram Sabu Diamankan Beserta Dua Pria dan Satu Wanita
Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Respon Cepat Dumas, Polsek Kampung Rakyat Gerebek Rumah di Tolan, 3,62 Gram Sabu Diamankan Beserta Dua Pria dan Satu Wanita

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Berita Terbaru