Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten Senin, 9 Februari 2026 Sejumlah dewan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, menyatakan keberatan atas dugaan adanya pemotongan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) sebesar 3 persen pada setiap kali pencairan.

Para guru menuturkan, praktik pemotongan tersebut diduga telah berlangsung berulang kali dan dilakukan oleh oknum penilik di tingkat kecamatan. Padahal, sesuai ketentuan, dana BOP seharusnya diterima secara utuh oleh satuan pendidikan dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang operasional serta peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini
Setiap pencairan selalu ada potongan 3 persen. Ini sangat memberatkan kami, karena dana BOP jumlahnya terbatas dan sangat dibutuhkan untuk kebutuhan operasional PAUD dan TK,” ungkap salah seorang guru PAUD di Kecamatan Picung yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Para guru juga mengungkapkan bahwa pemotongan tersebut tidak disertai dengan dasar hukum yang jelas maupun surat resmi, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan tenaga pendidik. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya penyalahgunaan kewenangan oleh oknum tertentu.
Dewan guru PAUD dan TK di Kecamatan Picung berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya Dinas Pendidikan, serta aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk mengusut dugaan pemotongan dana BOP tersebut secara transparan dan objektif.
Selain itu, mereka juga meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dana BOP di daerah.
“Dana BOP ini diperuntukkan bagi kepentingan anak-anak dan keberlangsungan pendidikan usia dini, bukan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu,” tegas salah satu perwakilan guru.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penilik kecamatan maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemotongan dana BOP tersebut.
Penulis : Oman
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Picung Pandeglang Banten












