Global Expose TV Kabupaten Pandeglang Banten – Pembukaan Pengajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Kecamatan Angsana yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal berlangsung khidmat di Aula Pendopo Kecamatan Angsana, Rabu (22/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat hubungan antar unsur pemerintahan, tokoh agama, dan masyarakat pasca perayaan Idulfitri.

Sejak pukul 08.00 WIB, berbagai elemen masyarakat tampak mulai memadati lokasi acara. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Angsana, para kepala desa se-Kecamatan Angsana, jajaran UPT, korwil, instansi pemerintah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tidak ketinggalan, para Ketua MUI desa, organisasi profesi seperti PGRI dan K3S, relawan sosial, hingga para pendamping dari Dinas Sosial (TKSK, PKH) dan Kemendes (PD, PLD) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran pimpinan pondok pesantren, para kyai, ustaz, santri, serta organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor, Banser, dan berbagai ormas Islam lainnya semakin menambah kekhidmatan suasana. Momentum Halal Bihalal ini dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan lintas elemen di wilayah Angsana.

Selain itu, Kepala KUA Kecamatan Angsana, para kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, MTs hingga SLTA/SMK, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Angsana juga turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang digagas oleh MUI tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Angsana, Acep Jumhani, S.Pd., MM., menegaskan pentingnya menjaga sinergitas antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kegiatan pengajian dan Halal Bihalal ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkokoh persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sinergi antara pemerintah dan tokoh agama sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan pengajian MUI dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif dalam pembinaan moral serta spiritual masyarakat di Kecamatan Angsana.
Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting dalam membangun keharmonisan sosial dan memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan masyarakat. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan persatuan masih terjaga dengan baik di wilayah Kecamatan Angsana.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












