Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Kasus dugaan ancaman pembunuhan terhadap seorang wartawan di Kabupaten Pandeglang menjadi perhatian publik dan kini tengah ditangani aparat kepolisian. Peristiwa tersebut menambah daftar kekhawatiran terkait keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kapolsek Picung, IPTU Arry Zuwono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan pengaduan dari korban dan segera melakukan langkah awal penyelidikan. Sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian telah dimintai keterangan guna mengungkap kronologi peristiwa secara menyeluruh.
Laporan sudah kami terima dan kami tindak lanjuti dengan meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di tempat kejadian,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Korban diketahui merupakan wartawan media yang bertugas di wilayah Pandeglang. Berdasarkan informasi awal, insiden dugaan ancaman tersebut terjadi pada Maret 2026 di Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, dan diduga melibatkan dua orang pemuda yang membawa senjata tajam.
Pihak kepolisian juga telah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada pihak-pihak yang diduga terkait dalam peristiwa tersebut. Namun hingga saat ini, beberapa pihak yang dipanggil belum memenuhi undangan tersebut.
Meski demikian, proses penyelidikan tetap berjalan. Polisi terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan untuk melengkapi unsur-unsur dalam laporan yang diajukan korban
“Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan akan terus berupaya mengungkap fakta yang sebenarnya,” tegas Kapolsek.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan insan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Diharapkan seluruh pihak dapat menghormati kerja jurnalistik serta mendukung proses hukum yang tengah berjalan.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang bagi semua pihak untuk memberikan klarifikasi demi menjaga keberimbangan informasi.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












