Aksi PW PII Banten di Serang, Desak Evaluasi Kinerja Polda dan Copot Kapolda

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Serang, Banten — Pelajar Islam Indonesia Wilayah Banten (PW PII Banten) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Kota Serang, sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap kondisi keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Aksi yang diikuti puluhan pelajar ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Dalam orasinya, Ketua PW PII Banten, Baehaki, menegaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai wujud kepedulian pelajar terhadap situasi yang dinilai memerlukan perhatian serius dari aparat penegak hukum.

‎Menurutnya, sejumlah persoalan menjadi latar belakang aksi, di antaranya dugaan penganiayaan terhadap pelajar di kawasan KP3B Serang, maraknya tawuran antar pelajar, serta kemunculan kelompok gengster remaja yang meresahkan masyarakat.

Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai pelajar. Kami melihat adanya persoalan serius yang berdampak pada rasa aman masyarakat dan kepercayaan publik terhadap kepolisian,” ujar Baehaki dalam orasinya.

PW PII Banten juga menyoroti dinilai masih lemahnya langkah pencegahan serta pembinaan terhadap pelajar, dan pentingnya pengawasan internal terhadap anggota kepolisian agar tetap profesional dalam menjalankan tugas.

Dalam aksi tersebut, PW PII Banten menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kapolri, di antaranya mendesak pencopotan Kapolda Banten, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda, menindak tegas oknum yang melanggar hukum, serta mendorong langkah konkret dalam pencegahan tawuran dan aktivitas gengster remaja.

‎Selain itu, mereka juga meminta adanya upaya nyata untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian

Baehaki menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pihaknya juga menyatakan akan terus mengawal isu tersebut hingga ada langkah konkret dari pihak terkait.

‎Aksi ini mencerminkan meningkatnya perhatian kalangan pelajar terhadap isu keamanan dan penegakan hukum di daerah, serta harapan akan terciptanya situasi yang lebih kondusif dan berkeadilan di Provinsi Banten.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Serang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru