Global Expose TV – Kabupaten Pandeglang, Banten 15 Mei 2026. Kondisi jembatan penghubung di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, kini memprihatinkan dan dikeluhkan masyarakat. Jembatan yang menjadi akses vital penghubung sejumlah wilayah seperti Sobang Sempur, Cijango, Lame, Geundir hingga Rorahkarang itu dilaporkan nyaris ambruk dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan jembatan yang semakin parah menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi warga setempat. Hingga pertengahan Mei 2026, masyarakat mengaku belum melihat adanya tanda-tanda perbaikan maupun penanganan serius dari pihak berwenang.
Padahal, akses tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari digunakan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, hingga kebutuhan kesehatan masyarakat di beberapa kampung sekitar.

Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama pun menyampaikan harapan agar pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Salah seorang tokoh agama Kampung Cijango, Sahroni, meminta pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi agar segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut.
“Tolong pemerintah setempat atau pemerintah kabupaten atau pemerintah provinsi, agar segera direalisasikan pembangunan jembatan ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bahrudin, tokoh masyarakat Kampung Lame. Ia menilai kondisi jembatan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa apabila tidak segera diperbaiki.
“Apa harus ada kecelakaan dulu baru jembatan dibangun?” ungkapnya dengan nada penuh harap.
Warga menilai jembatan tersebut merupakan urat nadi transportasi masyarakat di wilayah itu. Jika akses penghubung tersebut sampai terputus akibat ambruk, maka dampaknya akan sangat luas terhadap kehidupan warga, mulai dari terganggunya aktivitas ekonomi, pendidikan anak-anak sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan.
Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang segera melakukan survei lapangan dan mengambil langkah cepat untuk penanganan darurat maupun pembangunan permanen.
Selain itu, warga juga meminta Pemerintah Desa Desa Mekarsari agar aktif mendorong usulan pembangunan jembatan tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ataupun jalur penanganan darurat apabila kondisi jembatan sudah masuk kategori rawan runtuh.
Masyarakat berharap alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Pandeglang maupun bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Banten dapat diprioritaskan untuk pembangunan jembatan tersebut demi mencegah jatuhnya korban jiwa.
Keluhan masyarakat ini menjadi gambaran nyata bahwa infrastruktur di wilayah pelosok masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Warga pun meminta adanya aksi nyata dan langkah cepat sebelum jembatan benar-benar ambruk dan mengisolasi sejumlah kampung di wilayah tersebut.
Bagi masyarakat, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama di atas proses birokrasi yang panjang dan berbelit.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












