Ketua paguyuban BYG Di Duga Melakukan Pungutan Liar Kepada Pedagang Eceran

Rabu, 3 Juli 2024 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bekasi – Rabu 03/juli/2024 – miris dan menyedihkan, mungkin dua kata itu yang yang layak disematkan pada pengusaha kecil UMKM di desa, cikedokan, kec, cikarang barat, kab bekasi.

Adanya isu yang beredar di wilayah cikarng barat seperti adanya dugaan pungutan liar terhadap usaha kecil UMKM sebesar 150.000 rupiah setiap bulannya kepada ketua paguyuban BYG.

Team ivestigasi media pun mencari tau kebenaran informasi tersebut di wilayah desa cikedokan, dan nyatanya bnyak yang menjadi korban, kususnya dari pengusaha kecil umkm yang berjualan eceran di warung pinggir jalan. Team media pun mewancarai beberapa korban dari pungutan liar tersebut.

Sebut saja (w) beliau salah satu anggota paguyuban BYG yang telah bergabung selama 8 bulan lamanya, ‘saya setiap bulannya bayar iuran 150.000 pak kepada pak yogi, untuk ngasih polisi juga katanya pak, sedangkan nominal tersebut cukup besar untuk saya sebagai pedagang kecil ini pak. Ungkapnya.

“Saya orang kecil tidak tau hukum pak, saya takut, maknya saya ikut paguyuban pak yogi, biar aman pak kalau ada apa apa nanti yang ngurusin pak yogi” , ternyata semua hanya omong kosong , kami tidak ada dilindungi, maka kami menganggap uang yang dikutip oleh Yogi, hanya untuk kepentingan pribadi yogi. tegasnya .

Diangkatnya berita ini, masyarakat kecil khususnya pengusaha kecil, seperti pedagang eceran, berharap menindak tegas yang bernama Yogi, ketua paguyuban BYG yang mana paguyuban tersebut tidak memiliki badan hukum, dan yang sudah meresahkan masyarakat, khususnya para pedagang eceran. tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Ketua paguyuban BYG Di Duga Melakukan Pungutan Liar Kepada Pedagang Eceran

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru