Global Expose TV Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur – 24 November 2025. Keluhan warga dari kawasan lembah pegunungan di wilayah selatan dan timur Kabupaten Probolinggo, meliputi Kecamatan Gading, Krucil, hingga Maron, terus mengalir ke meja Redaksi. Mereka menyampaikan keresahan yang sama: meningkatnya angka kriminalitas, khususnya pencurian sapi dan sepeda motor, yang dalam lima bulan terakhir dilaporkan hampir terjadi setiap pekan.
Seorang tokoh masyarakat yang selama ini membantu warga membuat laporan kepolisian mengungkapkan bahwa kenaikan kasus terasa sangat mencolok. “Kejadian kehilangan sapi sudah jauh lebih banyak dari biasanya. Saya bantu warga buat laporan, tapi penyelesaiannya sangat minim,” ujarnya.
Hasil penelusuran media di lapangan menunjukkan bahwa dalam satu kecamatan saja lebih dari 20 lkasus pencurian hewan ternak ada yang dilaporkan namun sebagian terkesan enggan karena disebut belum menunjukkan perkembangan berarti. Seorang peternak di Gading mengaku mulai kehilangan harapan. “Kami hidup dari ternak. Sekarang malah takut memelihara sapi. Kalau hilang, kami bingung mau mengadu ke siapa. Laporannya pun sering tidak ada tindak lanjut,” keluhnya.
Warga juga mencemaskan pola pencurian yang terlihat semakin terorganisir. Sejumlah narasumber menduga adanya kebocoran informasi setiap kali aparat hendak melakukan penindakan. “Begitu ada operasi, pelakunya sudah hilang lebih dulu. Seolah ada informasi yang bocor,” ujar seorang warga Maron.
Situasi ini diperparah oleh minimnya personel jaga malam di tingkat Polsek. Rata-rata hanya tiga petugas yang berjaga setiap malam untuk wilayah yang cukup luas. “Dengan tiga personel jelas tidak cukup. Siskamling ada, tapi warga tidak bisa setiap malam penuh,” ungkap seorang kepala dusun di Gading.
Di wilayah Krobungan, Krucil, keluhan serupa muncul terkait maraknya pencurian motor. Dalam beberapa hari terakhir, warga melaporkan sembilan motor hilang.
Lonjakan kasus ini menurunkan rasa aman warga di kawasan perdesaan selatan Probolinggo. Seorang tokoh masyarakat Maron menegaskan harapannya pada penegakan hukum yang tegas dan transparan agar masyarakat kembali percaya.
Bupati Probolinggo Gus dr. M. Haris dikabarkan telah memberikan atensi khusus terhadap persoalan ini. Ia meminta media dan masyarakat berkoordinasi dengan Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif serta Kasatreskrim I Made Kembar Mertadana demi percepatan penanganan. Warga berharap langkah ini menjadi momentum penting bagi penguatan keamanan kawasan selatan Probolinggo,pungkasnya.
Penulis : Abdul Hadi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Pencurian Sapi dan Motor Melonjak di Probolinggo Selatan, Warga Resah, Harap APH Lebih Tegas












