Global Expose TV Kabupaten Probolinggo – Pada Minggu 13 April 2025 Ratusan kicau mania dari berbagai daerah memadati arena gantangan Gajah Mada Bird Community di Desa Karangbong, Kecamatan Kraksaan. Lomba kicau burung yang digelar tim Ambulans Probolinggo SF ini sukses menyedot antusias peserta maupun penonton.
Event Tahunan yang Sukses: Event tahunan yang sudah berjalan selama tiga tahun ini tak hanya menjadi ajang kompetisi antar burung berkualitas, tapi juga wadah silaturahmi para pecinta burung se-Nusantara. “Alhamdulillah tahun ini acaranya berjalan lancar. Cuaca cerah, peserta ramai, dan semuanya guyub. Tujuan kami memang lebih ke silaturahmi antar tim,” ujar Mr. Pepen, perwakilan tim Ambulans Probolinggo SF.
Penilaian Lomba yang Fair: Dalam lomba tersebut, panitia menghadirkan juri dari RI (Radjawali Indonesia) yang dinilai independen dan berkompeten. Penilaian lomba mengacu pada sejumlah aspek teknis seperti volume suara, irama, dan variasi isian burung. Kelas yang dilombakan pun beragam, mulai dari kenari, cucak ijo, murai batu, cendet, lovebird, dan lainnya.
Reaksi Peserta: Salah satu peserta dari Pasuruan, Dendi Wahyu Adyasa alias Saprol, mengaku puas dengan sistem penjurian. “Juri terbuka, nggak ada yang ditutup-tutupi. Penilaian fair, papan skor ditampilkan langsung. Burung kerja atau nggak kelihatan, dan juara memang layak,” ungkapnya.
Dampak Positif: Mas Bro dari tim ASF Asembagus, Kraksaan, menyebut kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan antar penghobi burung. “Silaturahmi jalan, pedagang juga laris. Dampaknya positif buat semuanya,” katanya.
Harapan untuk Masa Depan: Pepen berharap, ke depan Probolinggo bisa memiliki ikon perlombaan seperti di kota-kota besar. “Kita ingin seperti event prasasti di Malang dan Surabaya, tapi memang fasilitas masih terbatas. Semoga ke depan bisa lebih berkembang,” pungkasnya.
Penulis : Abdul Hadi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Ratusan Kicau Mania Memadati Arena Gantangan Gajah Mada Bird Community












