Global Expose TV Kabupaten Musi Rawas Utara – Ketua LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Musi Rawas Utara, Supriadi, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi yang telah mereka serahkan beberapa waktu lalu.
Supriadi menjelaskan bahwa dirinya bersama Sekretaris LSM KCBI, Novandi, telah mendatangi langsung Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan beberapa bulan lalu guna menyerahkan sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi oleh oknum pejabat di wilayah Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

“Kami disambut dengan baik oleh petugas KPK, dan laporan yang kami bawa juga sudah diterima serta dinyatakan lengkap oleh pihak KPK,” terang Supriadi, Senin (14/4/2025).
Namun hingga saat ini, lanjut Supriadi, pihaknya belum menerima informasi resmi terkait perkembangan laporan tersebut, baik secara tertulis maupun melalui komunikasi langsung dari KPK.
“Sekitar sebulan yang lalu kami coba tanyakan ke KPK, namun saat itu sedang dalam masa libur Nyepi dan Idulfitri. Kami diminta menunggu,” ujarnya.
Supriadi mengungkapkan bahwa pada 14 April 2025, dirinya kembali menghubungi layanan pengaduan masyarakat KPK melalui pesan WhatsApp. Dalam balasan yang diterima, disebutkan bahwa petugas penelaah telah mencoba menghubungi pelapor melalui nomor KPK pada tanggal 10 dan 13 Februari 2025, namun tidak tersambung karena nomor telepon pelapor tidak dapat menerima panggilan.
“Kami diminta mengirimkan nomor telepon aktif dan alamat lengkap agar KPK dapat menyampaikan surat tanggapan secara resmi,” jelas Supriadi mengutip pesan dari KPK.
Sekretaris LSM KCBI, Novandi, menambahkan bahwa nomor telepon milik Ketua KCBI Supriadi aktif selama 24 jam dan bisa dihubungi kapan saja.
“Kami belum pernah menerima surat atau panggilan apapun dari KPK. Namun kami tetap yakin dan percaya bahwa KPK akan menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional dan tuntas,” tutup Novandi.
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Ketua LSM KCBI Muratara Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pejabat di Musi Rawas dan Muratara












