AKTIVIS: Hukum Di Tanah Karo Diuji Mesin Judi Menantang, Aparat Bungkam — Negara Hadir atau Tumbang?

Senin, 23 Februari 2026 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Karo 22 Februari 2026 – Dugaan praktik perjudian jenis tembak ikan yang disebut masih bebas beroperasi di sejumlah titik di Kecamatan Kabanjahe kini berubah menjadi gelombang pertanyaan besar: di mana negara ketika hukum seolah tak bertaring?

Aktivis A. Marpaung secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap aparat penegak hukum di wilayah Tanah Karo. Ia menilai, jika informasi mengenai aktivitas perjudian yang telah berlangsung berbulan-bulan itu benar adanya dan belum ditindak tegas, maka situasi ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan krisis kepercayaan publik.

“Kalau mesin judi beroperasi terang-terangan dan tidak ada tindakan nyata, maka publik berhak bertanya: apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau hanya berhenti pada pernyataan dan rilis resmi?” tegas A. Marpaung.

Ironisnya, dugaan aktivitas tersebut tetap berlangsung di tengah Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah—momentum yang seharusnya dijaga ketertiban dan ketenangan sosialnya. Menurut Marpaung, kondisi ini menjadi ujian moral sekaligus ujian integritas bagi aparat.

Ia menekankan bahwa pembiaran, jika memang terjadi, jauh lebih berbahaya daripada praktik judinya sendiri.

“Yang lebih berbahaya dari judi adalah jika ada kesan pembiaran. Karena ketika hukum dianggap tidak hadir, maka yang runtuh bukan hanya aturan, tapi kewibawaan negara,” ujarnya tajam.

A. Marpaung mendesak penegak hukum untuk segera melakukan tindakan terbuka, terukur, dan transparan agar tidak muncul persepsi adanya ketidaktegasan. Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama institusi penegak hukum.

“Jangan sampai masyarakat menilai hukum hanya tegas di atas kertas. Kalau ada pelanggaran, tindak. Kalau tidak ada, jelaskan secara terbuka. Diam bukan solusi,” tandasnya.

Sorotan ini kini menjadi perhatian publik Tanah Karo. Penindakan atau pembuktian di lapangan akan menjadi jawaban apakah supremasi hukum benar-benar berdiri tegak—atau justru sedang diuji oleh mesin-mesin judi yang terus berputar.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: AKTIVIS: Hukum Di Tanah Karo Diuji Mesin Judi Menantang, Aparat Bungkam — Negara Hadir atau Tumbang?

Berita Terkait

Proyek Peningkatan Jalan SM Raja Rp 7,9 Miliar Dipertanyakan, DPP LSM SepRakyat Dorong Transfaransi RAB  
Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?
PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan
Dugaan Aktivitas CPO Ilegal di Pinang Awan Disorot, Warga Desak Kapoldasu Turun Tangan
Polsek Kampung Rakyat Amankan Pria di Perkebunan Sawit, Tiga Paket Sabu 1,46 Gram Turut Disita
Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Teluk Binje dan Sonomartani Diminta Segera Diselidiki
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Marbau, Seorang Pria Diamankan
Gerak Cepat Polsek Torgamba Tindak Lanjuti Dumas Presisi, ZAS Diamankan Bersama 1,7 Gram 
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Proyek Peningkatan Jalan SM Raja Rp 7,9 Miliar Dipertanyakan, DPP LSM SepRakyat Dorong Transfaransi RAB  

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:46 WIB

PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Dugaan Aktivitas CPO Ilegal di Pinang Awan Disorot, Warga Desak Kapoldasu Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Polsek Kampung Rakyat Amankan Pria di Perkebunan Sawit, Tiga Paket Sabu 1,46 Gram Turut Disita

Berita Terbaru