Global Expose TV Kabupaten Bogor – Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, diduga menunjukkan sikap kurang bersahabat terhadap wartawan yang berupaya mengonfirmasi informasi terkait ratusan tabung gas LPG yang diamankan di Polsek Cileungsi sebelum dibawa ke Mako Polres Bogor, Polda Jawa Barat.
Ketika ditemui oleh wartawan Infonews86, Athan, di kantin Polsek Cileungsi pada Senin (10/2/2025), Kompol Edison justru melontarkan pernyataan yang dinilai tidak profesional.
“Dengan nada agak tinggi, beliau malah bertanya, ‘Kamu sudah berapa lama jadi wartawan?’ Bukannya memberikan penjelasan terkait pertanyaan yang kami ajukan,” ungkap Athan menirukan ucapan Kapolsek.
Athan menegaskan bahwa sebagai wartawan, dirinya memiliki hak untuk mengonfirmasi informasi, terutama dalam isu yang menjadi perhatian publik, seperti dugaan peredaran gas oplosan ilegal.
“Kami sebagai pers menjalankan fungsi sosial kontrol, dan konfirmasi dari pihak terkait sangat penting untuk memastikan pemberitaan yang berimbang. Namun, jika narasumber memilih tidak menjawab, seharusnya hal itu dilakukan dengan profesional, bukan dengan sikap yang seolah mengintervensi atau merendahkan profesi kami,” tegasnya.
Ia pun berharap Kapolres Bogor dapat mengevaluasi dan memberikan arahan kepada Kapolsek Cileungsi agar dapat bersikap lebih terbuka dan profesional dalam berinteraksi dengan media.
“Saya berharap ada teguran dan pembinaan agar komunikasi antara kepolisian dan wartawan tetap terjalin baik sesuai prinsip Presisi yang diusung Polri,” pungkas Athan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polsek Cileungsi terkait dugaan ketidakprofesionalan tersebut.
Penulis : Hotma Tumangger
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Kapolsek Cileungsi Diduga Enggan Beri Keterangan Soal Tabung Gas, Wartawan: Jangan Ada Intervensi Terhadap Pers












